Ini Pengakuan DP3APM Terkait Vdeo Mesum di Bandung

Salah Satu Adegan dalam Video Mesum di Bandung./Foto: Rmol

Salah Satu Adegan dalam Video Mesum di Bandung./Foto: Rmol

Cari Aman

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Usai meninjau lokasi kejadian di di RW 15  Kelurahan Babakan Sari Kecamatan Kiaracondong kota Bandung, Senin (8/1), Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bandung (DP3APM) ungkapkan keprihatinannya.

Dedi mengaku prihatin atas terjadinya kasus video porno perempuan dewasa dan anak kecil di daerah Kiaracondong beberapa waktu lalu.

“Sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi tadi. Tadi saya dengan Pak Camat sudah ke lokasi, ternyata kejadian terjadi di rumah-rumah liar sepanjang banyaran rel kereta api,” katanya.

Dedi mengaku tak menyalahkan pihak manapun atas skejadian tersebut. Menurutnya pihak kewilayahan mulai kecamatan hingga ketua RW sudah menjalankan tugasnya sesuai kewenangan.

“Upaya-upaya sudah dilakukan oleh aparat kewilayahan termasuk Pak RW sendiri. Pengajian, majelis taklim, posyandu dan dari kita juga ada pusat layanan informasi penangulangan anak dan perempuan sudah didirikan PATBM, Hotline gratis sudah ada,” katanya.

Berita terkait: Miris, Terduga Pelaku Pembuatan Video Mesum di Bandung Didominasi Kaum Hawa

Diakuinya daerah tersebut masuk dalam kategori rawan dan sebelumnya sudah ada kasus-kasus yang jadi perhatian pihaknya.

“Di sana banyak terjadi kekerasan dalam rumah tangga. Sebenarnya jumlah kasusnya sudah bisa kita tekan, tapi sekarang muncul kasus ini,” ujarnya.

Menurut Dedi, setelah kejadian tersebut pihaknya sudah mengambil tindakan yang dianggap perlu. Dia dan tim nya langsung menyelamatkan anak dan menempatkannya di rumah aman untuk mendapat evaluasi psikologis dan pendampingan.

Baca juga: Komentar Kapolda Jabar Terkait Video Porno Anak yang Disutradarai Ibu Kandung Sendiri

“Sudah kita lakukan evaluasi psikologis pada mereka dilanjutkan dengan pendampingan oleh tim kita,” pungkas Dedi.

(mar/rmol/pojokjabar)


loading...

Feeds