Dinsos dan Satpol PP Kota Cimahi Kesulitan Atasi Masalah Anak Jalanan

Ilustrasi Anak Jalanan (Anjal)

Ilustrasi Anak Jalanan (Anjal)


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Gelandangan dan pengemis (gepeng) serta anak jalanan (anjal) di Kota Cimahi tersebar di tiap pojokan maupun di persimpangan jalan.

Dianggap mengganggu keindahan dan kenyamanan kota, Dinas Sosial (Dinsos) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Cimahi, melakukan penertiban sekaligus pembinaan kepada sejumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Fungsional Rehabilitasi Sosial Dinsos Cimahi, Rimba Limbangani mengatakan, gepeng maupun anjal yang ada di Cimahi merupakan wajah-wajah lama yang juga sering terjaring operasi. Baik operasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian maupun pemerintahan.

“Mereka kelihatannya bukan wajah baru, tapi tetap saja ngakunya baru sebulan dua bulan di Cimahi,” kata Rimba, di Jalan Demang Hardjakusumah, Kamis (21/12).

Oleh karena itu, sebanyak 30 orang penyandang PMKS yang terciduk saat dilakukanya penertiban untuk pendataan, mereka dibekali dengan pembinaan agar, memiliki keterampilan dan tambahan wawasan.

Dari 30 orang penyandang PMKS, ada 11 orang gepeng yang dibawa ke panti bina sosial Bekasi, untuk dibina lebih lanjut. Sementara sisanya, dikembalikan kepada keluarganya.

“Dari 11 orang gepeng ini, mereka rata-rata dari luar daerah yang sengaja datang untuk menjadi pengemis di Cimahi,” terangnya.

Kendati demikian, masalah PMKS yang menjadi permasalahan di tiap daerah ini seakan tak kunjung usai. Bahkan, tak jarang ada beberapa gepeng meski sudah dibina, mereka tetap kembali kejalanan dan tampak sangat menikmati pekerjaannya yang hanya menengadahkan tangan dijalan.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds