Ini Dia Alasan API Aksi Bela Palestina di Bandung Saja

Aksi API Aksi API di Gedung Sate/Foto: FB Hendrik Al Mujahid

Aksi API Aksi API di Gedung Sate/Foto: FB Hendrik Al Mujahid

Cari Aman

POJOKJABAR.com, BANDUNG– Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat pada Minggu (17/12) menggelar Aksi Bela Palestina di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung. Mereka mengecam kebijakan pemerintah Amerika dan Israel serta mengancam memboikot produk dari kedua negara tersebut.

Ketua API Asep Saifuddin menyatakan alasan massa tidak ikut ke Jakarta dan memilih demo di Bandung adalah untuk menyebarkan semangat yang sama.

Harapannya aksi ini bisa membuat pemerintah bersikap tegas dengan pernyataan Donald Trump. “Semoga Amerika dan Israel tidak meremehkan dukungan bangsa Indonesia kepada Palestina. Di Gaza itu ada Hamas, di Jabar ada API dan Laskar Pembela Islam yang siap membela Palestina,” tegasnya.

Orator DPD FPI Jabar Abdul Qohar mengatakan pemboikotan merupakan salah satu jalan untuk ikut memprotes pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Masalah Yerusalem dan Palestina, menurutnya, adalah persoalan keyakinan dan hubungan diplomatis dengan Indonesia melalui sejarahnya yang panjang.

“Palestina yang mengakui Indonesia jauh sebelum ada pengakuan dari Amerika, Belanda dan negara lain. Indonesia, melalui Bung Karno pun merupakan negara yang berani mengakui kemerdekaan Palestina, Israel tak lebih dari penjajah. Sudah semestinya kita menjaga solidaritas ini. Boikot produk penjajah. Lindungi Al Aqsa yang merupakan kiblat pertama kita,” teriaknya di hadapan ratusan demonstran.

Jabar mengaku sudah meminta izin kepada istri dan anaknya untuk pergi ke Palestina jika memungkinkan.

“Kalau gerbang jihad Palestina dibuka, saya pribadi sudah izin kepada istri dan empat anak saya untuk jihad di tanah Palestina. Perlawanan terhadap Palestina dan AS harga mati,” pungkasnya.

(mar/pojokjabar)


loading...

Feeds

LGBT

Cianjur Perlu Perda LGBT

Mazolat berharap, pekerjaan rumah yang tak mudah ini membutuhkan kerjasama dari masyarakat dan pemkab Cianjur.