Polemik Pemekaran Kabupaten Bandung Timur, “Bukan Solusi yang Tepat”

Pusat Ibu kota Kabupaten Bandung terlalu jauh dengan wilayah Timur seperti Kecamatan Cileunyi, Rancaekek, Nagrek, Majalaya. Ibun dan lainnya. Hal ini menyebabkan warga wilayah timur menginginkan pemekaran guna memudahkan pelayan.

Pusat Ibu kota Kabupaten Bandung terlalu jauh dengan wilayah Timur seperti Kecamatan Cileunyi, Rancaekek, Nagrek, Majalaya. Ibun dan lainnya. Hal ini menyebabkan warga wilayah timur menginginkan pemekaran guna memudahkan pelayan.


POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG – Mencuatnya Isu Pemekaran Kabupaten Bandung Timur (KBT) yang disinyalir tidak adanya pemerataan pembangunan infrastruktur diluar wilayah Soreang dan Banjaran. Selain infrastruktur pelayanan administrasi sulit dijangkau wilayah Kabupaten Bandung wilayah timur.

Dikarenakan luas wilayah Kabupaten Bandung menyulitkan beberapa pihak, diantaranya masyarakat Kampung Babakan Sumedang, Desa Cinunuk, Kabupaten Bandung. Hanya berjarak 5 kilometer menuju Kota Bandung, tetapi untuk mencapai pusat pemerintahan Kabupaten Bandung (Soreang) yang berjarak 38 kilometer perlu waktu satu jam setengah.

Dengan jarak tempuh yang cukup jauh, permasalahan yang dirasakan oleh masyarakat selama bertahun-tahun ini kian menyulitkan. Hal itu terasa ketika mengurusi proses administrasi masyarakat harus bergegas sejak pagi buta untuk mencapai Soreang.

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Padjajaran, Indra Perwira mengatakan ketimbang dilakukan pemekaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung agar membuat Cabang pusat pelayanan di Wilayah Timur Kabupaten Bandung agar mudah diakses masyarakat.

“Bukan solusi yang tepat jiga pemekaran menjadi solusi, berbagai cara seperti online bisa dilakukan,” kata Indra saat dihubungi, Kamis (6/7/2017).

Kendati pemekaran tidak mustahil untuk diwujudkan. Masyarakat menurut dirinya tidak akan bisa secara langsung merasakan pemerintahan baru. Pemerintah akan lebih cenderung mengedepankan pembangunan untuk Pemerintahan.

“Dipastikan membangun infrastruktur pemerintahan terlebih dahulu,” ujarnya.

(kim)

Loading...

loading...

Feeds