Warga Kota Cimahi Waspadai Serangan Penyakit DBD

Ilustrasi DBD.

Ilustrasi DBD.


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Memasuki perlihan musim, warga Cimahi di imbau untuk selalu waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Menurut Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, Fitriani Manan, pada peralihan musim kemarau ke musim penghujan seperti yang saat ini tengah berlangsung, potensi berkembangbiaknya nyamuk aedes aegypti (penyebab DBD) sangat besar.

Menurutnya, Kota Cimahi sendiri merupakan daerah endemis terhadap kasus DBD. Artinya, penyakit DBD sendiri sudah lama menyerang warga Kota Cimahi.

“Dari tahun 2004 sampai sekarang (2017) selalu ada kasus DBD di Cimahi. Untuk itu masyarakat diharapkan peka terhadap potensi berkembagbiaknya nyamuk DBD di lingkungan sekitar,” kata Fitriani, di kantor Pemkot Cimahi Jalan Demang Hardjakusumah, kemarin.

Dia melanjutkan, sejauh ini, di Kota Cimahi, kasus DBD pada tahun 2016 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya (2015). Tahun 2015, ada 797 kasus DBD dengan korban meninggal dunia sebanyak 5 orang, sedangkan ditahun 2016 mengalami peningkatan cukup drastis, yakni mencapai 1806 kasus termasuk 6 orang yang meninggal.

“Ketika hujan turun dipastikan akan menimbulkan banyaknya genangan air. Biasanya, dari genangan air yang tertampung itu, lama-kelamaan menjadi tempat jentik nyamuk berkembang biak dan menyebarkan penyakit,” ujarnya.

Loading...

loading...

Feeds