Bappenda Kota Cimahi Target Naikan Realisasi Pajak

Ilustrasi Pajak

Ilustrasi Pajak

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi targetkan realisasi penerimaan pajak di tahun 2017 naik hingga 5,7%. Untuk mencapainya, masih ada potensi yang bisa dimaksimalkan dalam pendapatan pajak, antara lain dari sektor hotel khususnya menyangkut rumah kos.

Sepanjang tahun 2016, realisasi penerimaan pajak oleh Pemerintah Kota Cimahi melampaui target hingga mencapai 105,9% atau sebesar Rp112 miliar dari target Rp105,8 miliar.

Demikian disampaikan Sekretaris Bappenda Kota Cimahi Yunita R Widiana didampingi Kepala Bidang Penerimaan dan Pengendalian Pendapatan Lia Yuliawati, saat ditemui di Kantor Pemerintah Kota Cimahi, belum lama ini.

Ia optimis target yang ditetapkan di tahun 2017 bisa tercapai.

“Untuk jenis rumah kos diatas 10 kamar ditetapkan pajak sebesar 4%. Subjek pajaknya adalah pribadi atau badan yang melakukan pembayaran kepada pemilik kos. Jadi, sebetulnya yang membayarnya ini adalah yang ngekos cuma dititipkan ke pemilik kos,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dimilikinya, jumlah rumah kos yang ada di Cimahi mencapai 150 dan diperkirakan akan terus bertambah terutama di Padasuka seiring dengan meningkatnya jumlah mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani).

“Tapi, ada juga pemilik kos yang takut kalau ini dibebankan kepada yang ngekos akan memberatkan, maka mereka bayar sendiri. Yang penting kami akan terus sosialisasikan mengenai pajak hotel ini bahwa pemilik kos juga dikenai pajak dengan catatan diatas 10 kamar,” paparnya.

Sementara itu, di sepanjang tahun 2016, Ia mengungkapkan dari sembilan jenis pajak yang dikelola daerah, sumbangan terbesar berasal dari Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) Rp37,7 miliar dari target Rp37 miliar.

“Disamping itu ada PBB sebesar Rp31,8 miliar dari target yang ditetapkan sebesar Rp29,9 miliar,” katanya.

Begitu juga dengan Bea Perolehan Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang ikut melampaui target dari rencana awal Rp24,6 miliar dan terealisasi Rp26,8 miliar. Adapun pajak restoran Rp9 miliar dari target Rp8,2 miliar.

Sedangkan pajak yang setorannya paling kecil adalah parkir. Dari target sebesar Rp453 juta terealisasi sebesar Rp566 juta. Dibawah itu, ada pajak hiburan yang dipatok Rp464 juta dengan pencapaian Rp649 juta.

“jadi memang secara umum semuanya tercapai. Begitu juga untuk tahun 2017 kami targetkan ada peningkatan sebesar 5,7%,” pungkasnya. (bbb)

 

Realisasi Pajak tahun 2016

  • Capaian Rp112 miliar
  • Target Rp105,8 miliar

Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU)

  • Capaian Rp 37,7 miliar
  • Target Rp 37 miliar.

PBB

  • Capaian Rp 31,8 miliar
  • Target Rp29,9 miliar

Bea Perolehan Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

  • Cpaian Rp 26,8 miliar.
  • Target Rp 24,6 miliar

Pajak Restoran

  • Capaian Rp 9 miliar
  • Target Rp 8,2 miliar.

Retribusi (Parkir)

  • Capaian Rp 566 juta
  • Target Rp 453 juta.

Pajak hiburan

  • Capaian Rp 649 juta
  • Target Rp 464 juta

loading...

Feeds