Deddy Mizwar Katakan Jalan Tol dalam Kota Bandung Tidak Menjamin Ekonomi

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar

 

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Jalan Tol Dalam Kota Bandung atau Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR) dinilai sangat dibutuhkan mengingat saat ini kemacetan arus lalu lintas di Bandung sudah sangat parah.

Namun, hal sebaliknya justru disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar. Dia mengatakan, keberadaan BIUTR belum tentu menghilangkan kemacetan di Kota Kembang.

“Tidak menjamin adanya tol ini jadi tidak macet. Karena kan ada pertumbuhan penduduk, pertumbuhan ekonomi, dan pertambahan kendaraan sehingga model transportasinya harus diubah,” ujar Deddy.

Menurut Deddy, transportasi umum seperti bus-bus besar harus disediakan agar kendaraan pribadi tak lalu lalang di jalanan Kota Bandung.

Semua transportasi umum. kata Deddy, harus terintegrasi satu sama lain agar manajemen lalu lintas, dan perilaku masyarakatnya bisa berubah.

Kendati begitu, Deddy menyambut baik pembangunan BIUTR. Karena itu, pihaknya bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen untuk mempercepat pembebasan lahan.

“Untuk pembebasan lahan kami mohon maaf tidak bisa berkontribusi dan kami minta Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung untuk berperan aktif dan kami akan melaksanakan pembiayaan konstruksinya,” jelas Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto.

Bersama dengan Kementerian PUPR dan Pemkot Bandung, Deddy atas nama Pemprov Jawa Barat siap melakukan penandatanganan nota kesepahaman pada minggu kedua Februari 2017 sebagai bentuk komitmen tertulis terkait pembangunan Jalan Tol Dalam Kota Bandung.

Rencananya, Jalan Tol Dalam Kota Bandung dibangun pada 2018 dengan total panjang 27 kilometer yang titik pembangunannya dimulai dari Pasteur hingga Ujung Berung.

Selain jalan tol, pemerintah juga berencana membangun jalan layang (flyover) di tiga titik yakni Buah Batu, Kopo, dan persimpangan Soekarno-Hatta. (peh)

loading...

Feeds