Harga Bawang Daun dan Seledri di Wilayah Kabupaten Bandung Ini Anjlok

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG – Petani sayuran jenis bawang daun dan seledri di Kecamatan Pasirjambu, Ciwidey dan Rancabali (Pacira) Kabupaten Bandung menjerit akibat harga jual hasil pertanian mereka terjun bebas. Selederi dan bawang daun hanya dihargai Rp 500 per kilogram padahal biaya produksi untuk setiap hektarnya rata-rata mencapai Rp 25 juta.

Salah seorang penggerak pertanian holtikultura di Kecamatan Rancabali, Ayi Uto mengatakan, saat ini di daerah Pacira bisa dikatakan tengah memasuki musim panen dua komoditas tersebut. Namun sayangnya, harga jual yang diterima bandar sayuran sangat tidak masuk akal, yakni hanya Rp 500 per kilogram. Padahal harga ideal yang masih bisa dianggap menguntungkan petani adalah minimal Rp 7.000 per kilogram untuk seledri dan minimal Rp 5.000 per kilogram untuk bawang daun.

“Karena diterima oleh bandar cuma Rp 500, kebanyakan dari petani lebih baik membiarkan tanamannya dikebun tanpa dipanen. Karena kalau dipanen dan dijual ke bandar juga malah tambah rugi, kan harus diperhitungkan juga upah pekerja yang panen, kemudian transportasi dan lain sebagainya. Jadi lebih baik dibiarkan saja membusuk di kebun,” kata Ayi Uto di Kecamatan Rancabali, Rabu (8/2/2017).

Menurut Ayi, biaya produksi yang harus dikeluarkan setiap hektarnya itu, kurang lebih Rp 25 juta. Itu belum ditambah dengan biaya upah panen, kuli angkut, transportasi dan lainnya. Apalagi, jika cuaca ekstrim seperti yang terjadi sekarang ini, biaya produksi naik menjadi dua kali lipat. Karena memerlukan perawatan,pupuk dan obat-obatan dua kali lipat.

loading...

Feeds