Pelaku Usaha dan Marketing Pariwisata Bandung Antusias Kembangkan Digital Marketing

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Sekitar 150 marketing dari perwakilan organisasi penggerak pariwisata dan pelaku usaha kepariwisataan se Bandung Raya mengikuti tourism marketing forum bertajuk “Digital Tourism Challenges & Opportunites” di Parahyangan Room Hotel Horison Bandung, Jalan Pelajar Pejuang 45 Kota Bandung, Senin (6/2/2017).

Kegiatan yang merupakan satu rangkaian Bandung Awards 2017 ini dimaksudkan sebagai upaya antisipasi sekaligus mendorong kalangan pelaku usaha pariwisata untuk bersiap diri mengembangkan digital marketing. Pasalnya, salah satu inovasi menghadapi tuntutan pasar saat ini adalah strategi digital marketing.

Ketua Panitia Penyelenggara, Hadi Permana mengungkapkan, salah satu strategi yang harus disiapkan pelaku usaha pariwisata adalah sistem digital marketing. Karenanya, salah satu rangkaian dalam gelaran Bandung Awards 2017 adalah Digital Tourism Challenges & Opportunities.

“Melalui kegiatan ini tentu saja kami ingin menularkan semangat bagaimana menghadapi era digital. Sehingga sektor pariwisata bisa menangkap era digital ini sebagai sebuah peluang untuk terus mengembangkan bisnisnya,” ungkap Hadi.

Dia mengungkapkan, kegiatan Digital Tourism Challenges & Opporunites ini menghadirkan sejumlah nara sumber yang kompeten dalam bidang pengembangan digital marketing. Targetnya tak lain, setelah kegiatan ini semua pelaku usaha pariwisata bisa memanfaatkan digital sebagai satu strategi mengembangkan bisnis.

“Kami sengaja menghadirkan para pakar marketing yang ahli di bidangnya. Salah satunya Pak Dudi Effendi sebagai Ketua Satgas Digital Tourism mewakili PT Telkom dan Kemenpar. Ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata Bandung Awards 2017,” ujarnya.

Lebih lanjut Hadi mengungkapkan, rangkaian Bandung Awards 2017 terdiri dari beberapa rangkaian selain acara puncak berupa malam apresiasi bagi kalangan pelaku usaha wisata. Dua rangkaian lainnya yakni Diskusi Forum Marketing, dan Digital Tourism Challenges & Opportunities.

“Sebenarnya kegiatan dua ini yang menjadi inti dari gelaran Bandung Awards. Sementara malam apresiasi atau anugerah hanya bersifat seremoni sebagai bentuk penghargaan,” tambahnya.

Hadi menambahkan, target lain yang ingin dicapai kalangan usaha pariwisata adalah adanya dukungan real dari stakeholder. Karenanya di Bandung Awards 2017, jajaran panitia menghadirkan forum diskusi yang hasilnya nanti akan dideklarasikan dan diserahkan kepada para pemangku kebijakan di Bandung Raya.

“Forum diskusi akan digelar, Selasa 7 Pebruari 2017 di Hotel Golden Flower Bandung. Dalam kegiatan ini nantinya akan disusun hasil diskusi yang melibatkan seluruh pihak mulai dari organisasi penggerak pariwisata, pemilik tempat wisata, termasuk unsur pemerintah dan juga ITJA sebagai rekanan dari aliansi para jurnalis. Kita ingin menyatukan ide dan gagasan bagaimana semua penggerak pariwisata bersatu padu untuk memajukan industri wisata di Bandung Raya,” pungkasnya.(nda/*)

loading...

Feeds