Wow… Harga Cabai di Kota Cimahi Naik Fantastis

ilustrasi Cabai.

ilustrasi Cabai.

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Harga cabai rawit merah di pasar tradisional Kota Cimahi terus melonjak hingga mencapai Rp 180 per kilogram. Padahal, para pedagang sebelumnya memprediksi bahwa di bulan Februari harga cabai tersebut akan turun.

Salah seorang pedagang di Pasar Atas, Nining (60) mengatakan, kenaikan harga cabai terus terjadi sejak seminggu terakhir.

“Tiap hari naik terus harganya dari Rp 120 ribu samapai Rp 140 ribu per kilogramnya. Puncaknya itu tiga hari ke belakang, harganya jadi Rp 180 ribu per kilogramnya,” ujar Nining.

Harga yang melonjak tersebut ia katakan sangat jauh dari harga normal senilai Rp 60 ribu per kilogram. Bahkan, Nining menyebut harga cabai saat ini sudah jauh melebihi harga daging sapi yang hanya dijual di kisaran Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu per kilogramnya.

Tak pelak, kondisi ini membuat penjualannya menurun drastis. Banyak konsumen menjadi enggan membeli cabai.

“Ya pembeli jadi banyak yang ga jadi beli. Mereka mending beli daging sapi saja sekalian, daripada beli cabai harganya tinggi,” ujarnya.

Kuantitas pembelian cabai yang ia beli di pasar induk Caringin pun terpaksa diturunkan. Jika biasanya ia membeli cabai sebanyak 10 kilogram untuk dijual, sejak tiga hari lalu ia pangkas pembeliannya menjadi 3 kilogram saja.

Selain pembeli yang berkurang, pemangkasan pembelian dilakukan karena cabai cepat busuk jika lama didiamkan.

“Sekarang orang ga mau pada beli. Saya terpaksa jual mahal, karena saya beli dari pasar Induknya sudah mahal. Biasanya saya belanja sampai 10 kilo, sekarang beli cuman tiga kilo buat dijual,” ucapnya.

Alternatifnya, ia memilih menambah kuantitas pembelian cabai merah kering untuk dijual kembali.

loading...

Feeds