Kec. Cangkuang di Kabupaten Bandung Berpotensi Menjadi Sentra Jahe dan Kapulaga

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG – Topografi wilayahnya berbukit-bukit. Sebagai salah satu daerah penyangga Ibukota Kabupaten Bandung, Kecamatan Cangkuang berpotensi menjadi sentra komoditas jahe dan kapulaga di Kabupaten Bandung.

Hal tersebut dikatakan oleh Sekertaris Dinas Pertanian dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Bandung, Diar Hadi Gusdinar kepada Radar Bandung di Pesantren Al-Mukhlis, Kecamatan Cangkuang, Jum’at (3/1/2017).

“Saat ini produksi jahe dan kapulaga masih tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Produksinya sangat tinggi, di tahun 2016 saja Kabupaten Bandung menghasilkan sekitar 321 ton untuk komoditas jahe dan 47 ton komiditas kapulaga,” katanya.

Saat mengunjungi Pondok Pesantren Al-Mukhlis, Diar pun bertemu dengan kelompok tani jahe dan kapulaga. Dari pertemuan tersebut pihaknya (mewakili Dinaskan,red), berkomitmen dengan kelompok tani tersebut untuk menjadikan Kecamatan Cangkuang sebagai sentra komoditas jahe dan kapulaga.

“Itu ide yang baik dan akan ditindaklanjuti oleh dinas,” tambahnya.

Diar mengungkapkan, permintaan jahe dan kapulaga di Bandung Raya sangat tinggi. Biasanya jahe dan kapulaga digunakan sebagai bahan bumbu masakan, campuran obat tradisional, bahkan dapat meningkatkan kesehatan tubuh.

“Ini peluang bagi kita, untuk jadikan Cangkuang sebagai sentra komoditas jahe dan kapulaga. Selain itu kami juga akan kembangkan dengan Dinas Kesehatan karena jahe dan kapulaga memiliki potensi dalam pengembangan tanaman obat di Kabupaten Bandung,” tutupnya. (fer)

loading...

Feeds