Hebat… Budaya Sunda Ini Akan Wakili Indonesia di Pentas Seni dan Budaya Sedunia

Ilustrasi.

Ilustrasi.

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Duta Besar (Dubes) Wakil tetap Indonesia di UNESCO, Fauzi Soelaiman, mengunjungi Walikota Bandung, Ridwan Kamil, di Pendopo, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (3/2/2017).

Kedatangan Fauzi ke ke Kota Bandung untuk memaparkan seputar program-program, perihal pelestarian seni dan budaya untuk selanjutnya diangkat dan lebih diperkenalkan ditingkat dunia.

“Pertama untuk menominasikan pencak silat dalam warisan budaya tak benda. Insya Allah akan dimasukkan di 2018 untuk nominasi 2019.” ucapnya kepada wartawan, Jumat (3/2/2017).

Selain pencak silat, sambung Fauzi, alat musik multitonal berbahan dasar bambu atau yang lebih dikenal dengan angklung akan ditampilkan di Gedung UNESCO di Paris dalam beberapa bulan ke depan..

“Angklung sudah tercatat di UNESCO pada tahun 2010. Mudah-mudahan beberapa bulan lagi kita dapat menyerahkan pada UNESCO untuk menjadi salah satu yang ditampilkan,” jelasnya.

Menurut Fauzi, UNESCO telah mengumumkan Kota Bandung sebagai Kota Desain Dunia atau City of Design. Dengan anugerah itu, Bandung diterima bergabung dengan jaringan Unesco Creative Cities Network (UCCN).

“Masuknya Kota Bandung ke UCCN, setidaknya bisa memperlihatkan kemampuan dibidang design ke seluruh dunia dan berdiskusi dengan kota-kota lainnya, sehingga percepatan pengembangan kota bisa terealisasi,” ungkapnya.

Walikota Bandung, Ridwan Kamil menyebut, pihaknya mendukung atas apa yang ditawarkan Fauzi Soelaiman untuk menominasikan seni bela diri pencak silat sebagai budaya warisan tak benda dunia di UNESCO pada 2019 mendatang.

“Ada hal-hal lain yang terkait yang kita dukung untuk diplomasi budaya, salah satunya selain pencak silat, kita ingin angklung yang bisa kita hadiahkan kepada UNESCO. Karena angklung identik dengan tatar Parahyangan,” pungkasnya.(mur)

loading...

Feeds