Diserang Kampanye Hitam, Pasangan Nomor 1 di Pilkada Cimahi Santai Saja

Ilustrasi

Ilustrasi

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Praktik black campaign (kampanye hitam) mulai terjadi menjelang tahapan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Cimahi. Di sejumlah RW di Kota Cimahi ditemukan sejumlah selebaran yang berisi kata-kata menggiring opini publik untuk tidak memilih salah satu calon kepala daerah.

Selebaran yang menggunakan media kertas itu ditempel di tembok-tembok rumah dan pohon-pohon yang ada di sekitar pemukiman warga. Pesan yang disampaikan oleh oknum yang belum diketahui itu menjadikan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi nomor 1 sebagai  sasaran perusakan.

Saat dikonfirmasi, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Cimahi, Ali Hasan menanggapi santai praktik kampanye hitam yang menyerang pasangan usungannya. Ia pun tidak ingin menduga-duga siapa oknum yang melakukan perisakan tersebut.

“Iya saya tahu dari tim bahwa ada selebaran yang isinya menjelekkan pasangan nomor 1. Saya tidak mau menanggapi lebih jauh, tapi yang jelas oknum yang memasang itu ingin memanfaatkan momentum pilkada untuk mengadu domba sesama pasangan calon, partai, maupun masyarakat Cimahi,” katanya.

Untuk itu, Ali mengaku sudah menginstruksikan kepada seluruh timnya agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan perisakan tersebut. Ali pun yakin masyarakat Cimahi tidak akan mudah pecaya dan gampang tergiring opininya mengenai siapa calon yang layak dipilih.

loading...

Feeds