Debat Pilkada Cimahi 2017, Ajang Kompetisi Sehat

Suasana saat debat Pilkada Cimahi 2017

Suasana saat debat Pilkada Cimahi 2017

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Meski debat terbuka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Kota Cimahi dinilai kurang bagus oleh masyarakat dengan berbagai sudut pandangnya, namun walau bagaimanapun Pilkada Cimahi ini harus tetap jalan dan sukses menghasilkan seorang pemimpin yang amanah. Demikian diungkapkan Ketua KPU Cimahi, Handi Dananjaya, Jumat (3/2/2017).

Menurut dia, sebetulnya masyarakat Kota Cimahi bisa menilai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota dipanggung yang sesungguhnya. Disitu masyarakat dapat menilai siapa yang paling pantas menjadi pemimpin di Cimahi. Sebab, dalam debat itu semua.

pasangan calon berkumpul dalam sebuah kompetisi yang sehat.

“Semua paslon memaparkan visi misi dan program untuk Cimahi kedepannya. Jadi bisa dilihat apa kurang dan kelebihan dari masing-masing paslon,” terangnya.

Dilaksanakannya debat terbuka itu, lanjut dia, KPU berkeinginan Pilkada di Kota Cimahi bisa melahirkan pemimpin yang memiliki komitmen tinggi untuk kesejahteraan masyarakat Kota Cimahi.

Oleh karena itu melalui debat tersebut, materi yang dikemas ditujukan melalui tanggapan logis dan rasional dari masing-masing pasangan calon sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terjawab. “Saya harap masyarakat Cimahi bisa mendapat manfaatnya dalam debat terbuka yang dilakukan,” ujarnya.

Ia pun menjelaskan, dalam proses debat tersebut ada pemaparan pikiran, ide-ide dari pasangan calon untuk menyelesaikan berbagai macam permasalahan di kota Cimahi. Khusus masyarakat Cimahi, debat terbuka pasangan calon didedikasikan sebagai ikhtiar politik.

Disini (dalam debat) masyarakat diharapkan merekam janji yang sudah disampaikan oleh masing-masing pasangan calon.

“Simpan visi misi dan program mereka (paslon). Nanti jika terpilih janji-janjinya bisa ditagih,” ungkapnya.

Dalam prinsip yang demokratis, kata dia, kedaulatan ada ditangan rakyat. Oleh karena itu hargai kedaulatan dan jangan digadaikan dengan iming-iming uang ataupun janji-janji lainnya.

“Maka, kenalilah rekam jejak pasangan calon, pahami visi misi calon, tentukan pilihan pada Rabu 15 Februari,” pungkasnya. (gat)

 

loading...

Feeds