Produksi Sampah di Bandung Raya Meningkat, Area TPA Sarimukti Minta Ditambah

Para sopir truk sedang menunggu giliran membuang sampah di Sarimukti, KEcamatan CIpatat,

Para sopir truk sedang menunggu giliran membuang sampah di Sarimukti, KEcamatan CIpatat,

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Produksi sampah di kawasan Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat mencapai 1.311 ton perharinya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan, Kota Bandung menjadi daerah penghasil sampah terbesar setiap harinya dengan produksi 1.110 ton perhari. Disusul Cimahi yang memproduksi 127 ton perhari.

“Produksi sampah untuk Kota Bandung 1.110 ton per hari atau 87 persen, untuk Kota Cimahi 127 ton per hari atau sembilan persen dan Kabupaten Bandung Barat 78 ton per hari atau empat persen,” kata Iwa Karniwa di Gedung Sate, Rabu (1/2/2017).

Dikatakan Iwa, saat ini seluruh sampah dari Bandung Raya ditampung dan diolah di TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. Dari 1.311 ton sampah, yang diproses menjadi kompos di TPA Sarimukti hanya sekitar empat ton perharinya

“Sedangkan yang diambil atau diolah oleh pemulung kurang lebih 10 ton per hari, itu sampah seperti plastik. Sehingga sampah yang ditimbun yang diarahkan ke situ (TPA Sarimukti) sekitar 1.301 ton per hari,” kata dia.

Menurutnya, kapasitas TPA Sarimukti sudah ‘Overload’ atau melebihi kapasitas. Ia pun meminta agar areal TPA Sarimukti ditambah sembari menunggu tuntasnya TPPAS Legok Nangka yang rencananya akan mengganti TPA Sarimukti.

“Nanti penambahan areal sampah Sarimukti seluas 20 hingga 30 hektare,” kata Iwa. (rmo)

loading...

Feeds