“Mobile Screening”, Aplikasi Baru Milik BPJS Kesehatan Ini Bisa Deteksi 4 Macam Penyakit

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Mobile Skrining yang diluncurkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dapat mendeteksi empat penyakit yang ada di tubuh peserta. Empat penyakit tersebut adalah diabetes mellitus, hipertensi, jantung coroner, dan ginjal kronis. Mobil skrining ini bisa memberikan informasi apakag seseorang mempunya resiko rendah, sedang atau tinggi.

“Jika peserta memiliki resiko rendah , maka mereka akan disarankan untuk menjaga pola hidup sehat dan melakukan latihan fisik. Namun apabila hasil skrining terdeteksi memiliki potensi sedang atau tinggi maka mereka akan memperoleh nomor legislasi atau nomor skrining sekunder dan akan diarahkan untuk mengunjungi fasilitas kesehatan tingkat pertama,” kata Kepala BPJS Sumedang Adrika Wendi, Rabu (1/2).

Di FKTP, lanjut Adrika, peserta akan memperoleh tindak lanjut serta melakukan pengecekan gula darah. Jika peserta terdeteksi memiliki potensi sedang atau tinggi ketiga penyakit lainnya yaitu hipertensi, ginjal dan jantung coroner, maka peserta disarankan agar melakukan konsultasi ke FKTP tenpatnya terdaftar.

Apabila sebuah FKTP ditemukan banyak peserta dengan resiko mengidap diabetes mellitus yang tergolong dalam kategori sedang atau tinggi, maka FKTP tersebut dapat melakukan edukasi kesehatan dan pembentuk klub resiko tinggi kepada sejumlah peserta BPJS. Dari data BPJS, skrining banyak dilakukan oleh peserta BPJS di FKTP. Peserta melakukan skrining degan cara manual yaitu mengisi formulir yang disediakan FKT. Petugas FKTP melakukan entri data. Namun hanya 60 persen data saja yang berhasil disampaikan ke BPJS dari seluruh FKTP yang ada di wilayah pelayanan BPJS Cabang Sumedang.

“Skrining manual ini masih terdapat banyak kelemahan karena program kurang bisa diserap. Petuasg FKTP tidak melakukan entri terhadap seluruh formulir skrining, padahal cukup banyak peserta yang mengisi sendiri formulir tersebut,” kata Adrika.

Minat peserta BPJS atas skrining ini dimanfaatkan dengan meluncurkan skrining melalui aplikasi digital yang disebut mobile screening BPJS. Dinas Kesehatan Sumedang menyambut baik adanya program ini. Menurut Sekretaris DInas Kesehatan dr. Ana T. Sabana , program ini dapat membantu mengurangi resiko penyakit yang sangat kronis.

“Diabetes mellitus dan hipertensi bisa menjadi gerbang bagi penyakit lainnya sehingga perlu dicek sejak dini. Penyakit ini hamper ada di setiap puskesmas di Sumedanh dengan angka keskaitan lebih dari 50 persen,” kata Ana. (suc)

loading...

Feeds