Telkom University Raih Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi

Telkom University, (TEL-U) Bandung

Telkom University, (TEL-U) Bandung

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Komitmen Telkom Indonesia dalam membangun SDM potensial berbuah manis. Melalui Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) yang mendirikan Telkom University, ternyata terus melaju dengan produktifitas secara akademik hingga mendapatkan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT).

Rektor Telkom University, Mochamad Ashari menyampaikan, AIPT yang baru diperoleh hanya salah satu dari capaian di pergantian tahun 2016-2017.

“Kami bersyukur, bulan ini (Januari) adalah bulan prestasi bagi kami, mahasiswa, dosen, dan semua tim di Telkom University. Secara berturut-turut kami mampu mempertahankan prestasi, AIPT kami unggul dengan nilai A, disusul kejuaraan robot Internasional di Singapura, lalu rangking Telkom University berhasil ke peringkat 2 top university di Indonesia” ujarnya kepada wartawan, Selasa (31/1/2017).

Ashari mengatakan, Telkom University selama ini direputasikan sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi, bahkan pada Jumat (27/1) berhasil meraih sertifikasi Standar Internasional ISO 20000-1:2011, terkait manajemen layanan teknologi informasi (MLTI).

“Sertifikasi tersebut belum pernah di raih oleh universitas manapun di Indonesia sebelumnya,” terangnya.

Ashari melanjutkan, standar internasional untuk MLTI tersebut hanya diberikan kepada organisasi atau korporasi, yang memenuhi beberapa kelayakan ekstra dalam layanan teknologi informasi, terutama dalam hal penyediaan, perencanaan, hingga proses manajemen layanan informasi berbasis teknologi komunikasi.

Lebih lanjut, Ashari mengungkapkan, capaian ISO MLTI tersebut menggenapi perolehan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi yang sebelumnya telah di capai dengan nilai Unggulan A, dari Badan Akreditasi Nasional perguruan tinggi (BAN-PT). Sekaligus mengokohkan peran Telkom University dalam membangun kedaulatan teknologi.

“Momentum seperti ini tidak hadir begitu saja, ada komitmen dari multi stake holder. Ini bukti bahwa anak-anak bangsa mampu berdikari dalam teknologi,” ujarnya.

Dikatakan Ashari, Telkom University sampai saat ini telah menampung sedikitnya 26 ribu mahasiswa dari berbagai Negara. Seperti, Jerman, Belanda, Tajikistan, Thailand, Korea, Timor, Uzbekistan, Italia, dan beberapa negara lainnya. Bahkan, sambung dia, kolaborasi dalam riset dan pengembangan ilmu pengetahuan telah dilakukan sedikitnya dengan 30 negara di seluruh dunia, yang bermitra dalam program double degree, penelitian, pertukaran mahasiswa maupun dosen.

“Apa yang kami upayakan merupakan komitmen untuk menghadapi dunia yang serba terhubung (The Connected World), lintas disiplin, dan berkelanjutan. Mudah-mudahan prestasi yang kami raih bisa memberikan mafaat bagi masyarakat,”pungkasnya.(mur)

 

loading...

Feeds