Kapolrestabes Bandung Tegaskan Uang Milik Dandan Itu Hasil Pungli

Ridwan Kamil bersama Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo

Ridwan Kamil bersama Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo, menegaskan, pihaknya masih mendalami kasus OTT tersebut dengan barang bukti berupa sejumlah uang senilai Rp 350 juta, 34 US dolar, mobil Inova dan buku tabungan serta arsip.

Ditanya soal bantahan yang dilontarkan kuasa hukum Dandan Riza Wardana, yaitu Rohman Hidayat yang menyebut bahwa uang yang dipersoalkan bukan hasil dari Pungli, melainkan dana Umrah keluarga.

Sekali lagi, Hendro menegaskan, uang itu merupakan hasil Pungli. Soal adanya bantahan, menurutnya hal itu wajar, karena setiap kasus korupsi atau gratifikasi selalu ada bantahan.

“Kita akan profesional untuk proses penyidikan pemberkasan sampai ke tahap pengadilan nanti. Sementara, kami masih dalami kasus ini,” ujarnya.

Pantauan Radar Bandung, aktivitas di Kantor DPMPTSP, Jalan Cianjur, Kota Bandung, lumpuh total. Tidak ada kegiatan sama sekali, bahkan tidak ada satu staf karyawan pun yang melayani warga ketika ingin mengurus perizinan usaha. Kondisi itu menuai kekecewaan dari warga yang akan mengurus perizinan usaha atau sekedar mencari infornasi seputar persyaratan mendirikan usaha.

Siti Maria (53) salah satunya. Siti mengaku kecewa terhadap pelayanan DPMPTSP yang menelantarkan warga/pelaku usaha yang ingin mengurus perizinan usaha. Padahal, tidak ada pemberitahuan sebelumnya terkait tutupnya kantor DPMPTSP.

“Kantor sebesar ini tidak ada satupun karyawan yang bisa memberi keterangan. Kecewa sudah pasti, tapi mau bagaimana lagi,” ujarnya.

Ditanya soal kasus OTT yang menjerat Kepala DPMPTSP, Siti mengaku tidak tahu menahu soal tersebut. Kendati demikian, Siti berharap DPMPTSP bisa bekerja secara profesional dalam melayani warga.

“Saya tidak tahu kasus apa, tapi kan tidak semua pegawainya ditangkap. Harapan saya pelayanan dibenahi secepatnya dan informasi segera disebarluaskan. Buka pelayanan lagi kapan, agar warga tidak sia-sia datang,” tandasnya. (mur)

loading...

Feeds

Sayana Apartment

Pembangunan Sayana Apartments Dimulai

DAMAI Putra Group (DPG) dan Nishitetsu Group bekerjasama dalam proyek Sayana Apartments. Hal ini disampaikan oleh Managing Director DPG, Widiastuti …