Puluhan Mualaf Dibekali Ilmu Agama di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung

Salah seorang mualaf sedang mengisi daftar penerima zakat setelah mengikuti kegiatan Dauroh Mualaf di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Kota Bandung, Minggu (29/1/2017).

Salah seorang mualaf sedang mengisi daftar penerima zakat setelah mengikuti kegiatan Dauroh Mualaf di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Kota Bandung, Minggu (29/1/2017).

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Sebanyak 150 mualaf dari berbagai daerah mengikuti kegiatan ‘Dauroh Mulaf’ di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Kota Bandung. Dauroh Mualaf, adalah program edukasi agama islam yang dikhususkan bagi para mualaf, terlebih pascahijrah dan memeluk agama Islam.

Acara yang dihadiri lembaga pembinaan mualaf, seperti Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Himpunan Bina Mualaf Indonesia (HBI), Yayasan Karim OEI/ masjid Laotze, Mualaf Center Indonesia (MCI), Mualaf Center Darussalam (MCD), AMMA foundation, LMA masjid Al-Azhar, dan Pondok Pesantren Mualaf Nuu War Papua itu berlangsung dua hari, 28-29 Januari 2017.

Seperti diketahui, Dauroh Mualaf adalah bagian dari program Sekolah Mualaf yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Program tersebut pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Tujuannya adalah menyatukan setiap lembaga pembinaan mualaf dalam satu perhimpunan, sekaligus ajang silahturahim dan memperkuat dukungan sosial serta psikologis.

Ketua program Mualaf Cener Baznas, Hadi Handoko mengatakan, program Dauroh Mualaf memang diperuntukan bagi para mualaf untuk menguatkan akidah, maupun mendalami ajaran agama Islam. Layanan tersebut, berupa pendidikan dasar Islam soal pembinaan ilmu agama.

“Mereka diberikan pendampingan dan bimbingan khusus secara intensifmengenai ajaran-ajaran agama Islam, agar mampu melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya kepada Radar Bandung saat ditemui di sela-sela kegiatan, Minggu (29/1/2017).

loading...

Feeds