Anak Buah Ridwan Kamil Jadi Tersangka Pungli

ilustrasi pungli

ilustrasi pungli

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Pemkot Bandung gonjang-ganjing. Bagaimana tidak, anak buah Ridwan Kamil yakni Kepala Dinas Penanaman  Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bandung, Dandan Riza Wardana ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polrestabes Bandung.

Pucuk pimpinan tertinggi kantor yang menjadi tempat mengurus perizinan di Kota Bandung itu ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pungutan liar (pungli) di kantornya di Jalan Cianjur nomor 34Kota Bandung.

Selain Dandan, lima karyawan DPMPTSP Kota Bandung juga menjadi tersangka kasus yang sama. Lima karyawan itu berinisial AS, BK, NS, MPH, dan DD. AS diketahui menjabat kepala bidang yang bertugas memvaliditasi data. Sedangkan empat lainnya, merupakan staf kantor DPMPTSP Kota Bandung.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Yoris Maulana, mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa keterangan terhadap enam tersangka secara intensif. Keenam tersangka itu, kata dia, telah ditahan di Markas Polrestabes Bandung sejak statusnya ditetapkan Sabtu (28/1/2017).

“Senin besok kami akan melakukan pendalaman lagi terhadap tersangka dan saksi,” ucap Yoris kepada wartawan di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Minggu (29/1/2017).

Yoris mengatakan, penyidik memang masih fokus untuk memeriksa keenam tersangka tersebut. Tak menutup kemungkinan, kata dia, kasus tersebut akan terus berkembang dan tak hanya berhenti di enam tersangka saja.

“Kemungkinan ada tersangka lagi. Makanya masih butuh penyidikan dan pendalaman lagi,” papar Yoris.

Terkait dengan kasus itu, Yoris mengaku, berkoordinasi dengan Direktorat Kriminal Khusus Polda Jabar dan Bareskrim Mabes Polri. Pihaknya belum melakukan koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Untuk koordinasi dengan KPK tergantung pimpinan nanti,” kata Yoris.

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polrestabes Bandung melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Dandan Riza Wardana, Jumat (27/1/2017) sore. Petugas pun menggeledah kantor DPMPTSP Kota Bandung pada malam harinya.

Tim Satreskrim Polrestabes Bandung dan Tim Inafis yang menggeledah kantor tersebut. Penggeledahan kantor itu berlangsung setelah Magrib sampai pukul 23.00 WIB.

Tim Satreskrim Polrestabes Bandung membawa sejumlah dokumen yang tersimpan di dalam tiga dus. Para petugas membawa tiga dus itu ke Markas Polrestabes Bandung dengan mengendarai mobil. Dari pengungkapan itu, polisi juga menyita uang pecahan rupiah senilai Rp 364 juta, uang pecahan dollar Amerika senilai 24.000 USD, dan uang pecahan poundsterling senilai 124 poundsterling.(nda)

 

loading...

Feeds