Kesbang Kota Cimahi Lakukan Verifikasi Terhadap Ormas, LSM dan OKP

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Cimahi akan kembali memverifikasi Organisasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di kota Cimahi. Pasalnya, dari jumlah yang mencapai 700, yang aktif melakukan kegiatan hanya 10 persen.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Totong Solehudin, saat ditemui di Kantor Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusuma, belum lama ini.

Totong melanjutkan, dari jumlah itu pula, yang menunaikan wajib lapor kegiatannya ke Kesbang di tahun ini yang terdata hanya sekitar tujuh Ormas, LSM atau OKP saja.

“Seharusnya LSM, Ormas dan OKP harus melaporkan hasil kegiatannya setiap 6 (enam) bulan sekali. Yang aktif melakukan laporan administrasi, sampai tahun ini yang baru masuk baru 7, selebihnya belum melaporkan kegiatannya,” terang Totong.

Di Kota Cimahi, para Ormas, LSM atau OKP bergerak di berbagai bidang. Seperti budaya, ekonomi, pemerintahan, sosial.

Disinggung mengenai faktor penyebab banyak ormas yang tidak aktif, Totong menyebut kemungkinannya disebabkan dana hibah bagi Ormas, LSM atau OKP dimoratorium pada tahun 2015 lalu.
Meski bantuan berupa dana sudah tidak ada, ia menyebut pemerintah tetap memberikan perhatian dengan bentuk yang lebih fokus pada perlakuan preventif, persuasif dan edukatif. Selain itu, ujar dia, pembinaan juga akan terus dilakukan. Contohnya dengan terus mengadakan Forum Group Discusion (FGD).

“Sejauh ini Ormas, LSM dan OKP di Kota Cimahi berjalan kondusif. Kami melakukan deteksi dini, jadi tidak ada rusuh. Sampai saat ini allhamdulilah masih kondusif. Belum ada dasar untuk melakukan penertiban,” ujar dia. (bbb)

loading...

Feeds