Lapak PKL Penjual Minuman Keras di Buah Batu Bandung Dibongkar

Ilustrasi

Ilustrasi

 

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Buah Batu yang menjual aneka minuman keras (miras), dibongkar paksa aparat Satpol PP Kota Bandung, Kamis (26/1/2017).

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Dadang Iriana mengatakan, ratusan botol miras dari berbagai jenis merk dan golongan, seperti anggur merah, vodka dan bir diangkut anak buahnya karena dijual tanpa izin.

“Izin tidak ada, apalagi tempat berjualannya menyalahi Perda Nomor 11/2005, yakni di atas trotoar,” ujarnya kepada wartawan saat ditemui di sela-sela penertiban, Kamis (26/1/2017).

Dadang menyebut, puluhan miras hasil sitaan selanjutnya akan dibawa ke kantor Satpol PP Kota bandung untuk kemudian dimusnahkan.

“Kami juga mencari pemilik bangunan sekaligus pedagang miras tersebut, karena saat penertiban pemiliknya tidak ada di tempat,” ujar Dadang.

Dadang mengaku, sebelumnya Satpol PP Kota Bandung sudah memberi peringatan. Namun, mereka (pedagang) tetap ngeyel dan bertahan hingga batas waktu yang telah ditetapkan.

“Kami sudah berikan waktu 2×24 jam untuk membereskan barang dagangan dan meninggalkan bangunan semi permanen itu, tapi mereka tidak mendengarkan,” tegasnya.

Dikatakan Dadang, terlebih para pemilik bangunan berjualan dari pagi hingga malam, sehingga menghalangi dan menggangu pejalan kaki.

“Jalan Buah Batu merupakan zona kuning atau jalur tengah. Artinya, pedagang diperkenankan berjualan dari pukul 15.00 WIB hingga malam hari,” jelasnya.

Dadang menegaskan, penertiban akan gencar dilakukan sebagai bentuk keseriusan Satpol PP Kota Bandung, dalam menertibkan setiap pelanggaran yang kerap terjadi dan menimbulkan kerugian masyarakat umum.

“Kami akan terus menegakkan Perda, supaya mereka (PKL) tidak seenaknya. Sehingga, mereka harus pikir-pikir jika berdagang di tempat yang salah,” tandasnya. (mur)

 

loading...

Feeds