Keren, Ini Cara Ridwan Kamil Atasi Kemiskinan di Bandung

Walikota Bndung , Ridwan Kamil

Walikota Bndung , Ridwan Kamil

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Untuk menurunkan angka kemiskinan di Bandung khususnya di Kota Bandung, Walikota Bandung, Ridwan Kamil melakukan program ‘Family for Family’. Program ini rupanya terinspirasi dari cerita kemuliaan keluarga kaum Anshar yang membantu keluarga kaum muhajirin.

Hal itu diketahui dari cuitan Ridwan Kamil di akun Instagram pribadinya @ridwankamil. “”FAMILY FOR FAMILY” Terinspirasi cerita kemuliaan keluarga kaum Anshar membantu keluarga kaum Muhajirin di Madinah saat hijrah,” tulis Ridwan Kamil di akun Instagramnya, Kamis (26/1/2017).

Program tersebut merupakan gerakan sosial sederhana dimana satu keluarga mapan mengasuh satu keluarga tidak mampu dengan program kail multidimensi. Dimana anak diurus, keluarga-keluarga tidak mampu nantinya akan naik derajat menjadi mandiri.

“Kami sedang memulai gerakan sosial sederhana dimana satu keluarga mapan mengasuh satu keluarga tidak mampu. Diberi program2 kail multidimensi. Anaknya diurus, ibunya diberdayakan, bapaknya dicarikan atau dibantu modal kerja dll. Hingga suatu hari, keluarga2 tidak mampu ini akan naik derajat menjadi mandiri lahir batin,” sambung Ridwan Kamil.

Cuitan Walikota Bandung Ridwan Kamil di akun Instagramnya

Cuitan Walikota Bandung Ridwan Kamil di akun Instagramnya

Menurut Ridwan Kamil, sedikitnya ada 50 ribu keluarga tidak mampu di Bandung akan diasuh keluarga mapan yang dermawan. Saat ini pihaknya tengah mencari ke 50 keluarga mapan dermawan tersebut untuk ikut dalam program ini.

“Ada 50 ribu keluarga tidak mampu di Bandung, atas izin Allah kami sedang ikhtiar mencari 50 ribu keluarga mapan yang dermawan. Kami percaya sesungguhnya masalah kemiskinan di negeri ini akan selesai cepat jika masyarakat ikut turun tangan menyelesaikannya dengan kesetiakawanan sosial. Inilah definisi Masyarakat Madani,” tulis Ridwan Kamil.

“Family For Family ini dijalankan oleh SDM anak2 muda yg mensurvey, mewawancara problem riil, dan mebuatkan aplikasi. Sehingga keluarga asuh bisa cek via hape, kemajuan bulanan keluarga yg diasuhnya,” sambungnya.

Ridwan Kamil pun berharap program family for family ini bisa mendunia. Bukan hanya di Bandung namun program ini mampu mengikis kemiskinan di dunia.

“Kenapa namanya pake bahasa Inggris? karena suatu hari gerakan ini akan mendunia dimana kebaikannya akan lintas batas negara, dan mengikis kemiskinan dunia dengan kemanusiaan. Jadi suatu hari bisa saja keluarga miskin di Suriah diasuh secara virtual oleh satu keluarga mapan di Singapura. Allah selalu bersama mereka2 yang bekerja dan berupaya. Ada yang mau gabung?,” tandas Ridwan Kamil menutup cuitannya di Instagram.

(lya/pojokjabar)

loading...

Feeds