Kejaksaan Negeri Cimahi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyimpangan APBD

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cimahi menetapkan tiga tersangka dari kasus dugaan penyimpangan APBD tahun 2006 dan 2007 terkait penyertaan modal pembelian tanah Cibeureum. Ketiga tersangka itu berinisial IT, RDS dan IS.

Kasie Intel Kejari Cimahi, Teuku Syahroni mengatakan, status tersangka diberikan berdasarkan kepada alat bukti yang sudah cukup.

“Tiga orang itu ditetapkan sebagai tersangka, karena alat buktinya sudah cukup. Penetapan tersangka kepada  IS itu di bulan desember, dua lagi sekitar 19 januari 2017 kemarin,” katanya saat ditemui di Kantor Kejari, Jalan Sangkuriang, Kamis (26/1/2017).

Terkait peran ketiganya dalam kasus tersebut, Syahroni mengaku belum bisa berkomentar banyak.

“Kami masih harus melakukan pemeriksaan saksi, dari minggu kemarin running terus, minggu depan juga sama akan dirunning. Makanya, untuk peran masing-masing (tersangka), nanti bisa disampaikan setelah pemeriksaan saksi,” terangnya.

Alasan serupa berlaku ketika ditanya terkait penahanan yang sampai saat ini belum dilakukan. Untuk melakukan penahanan, pihak Kejari masih harus menunggu keterangan saksi lain. Sejauh ini, sudah ada sekitar 11 saksi yang sudah diperiksa, dari total 45 saksi.

Meskipun belum dilakukan penahanan, Syahroni menyebut sudah melakukan upaya agar yang bersangkutan tidak melarikan diri atau menghilangkan alat bukti.

loading...

Feeds