Kapolres Cimahi : Gorilla dan Hanoman Dilarang !

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pihaknya akan menindak segala bentuk penyalahgunaan narkotika, termasuk narkotika jenis baru yang dikenal dengan tembakau gorilla dan hanoman. Tembakau tersebut ia sebut termasuk kepada jenis narkotika golongan I.

Ade menjelaskan, tembakau gorilla mulai dilarang peredarannya sejak 9 januari 2017 melalui peraturan menteri kesehatan. Para pengedar ini akan dijerat pasal 114 ayat (2) subsider dan pasal 112 ayat (2) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika jo permenkes RI nomor 2 tahun 2017.

“Ancaman pidananya penjara lima tahun, hingga hukuman mati,” kata Ade Ary saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Kamis (26/1/2017).

Hal itu ia sampaikan setelah Satnarkoba Polres Cimahi berhasil menyita paket tembakau gorilla dan hanoman seharga Rp. 2,7 juta serta 50 linting tembakau gorilla siap pakai.

Di tempat yang sama, Kasatnarkoba Polres Cimahi, AKP Wahyu Agung mengatakan, awal mula pengungkapan peredaran tembakau gorilla dan hanoman bermula dari penangkapan tersangka berinisial DD (27) dan NM (37) di Jalan Amir Mahmud, tiga minggu lalu.

Dari tersangka, petugas mendapatkan barang bukti berupa paket kecil sabu dan beberapa linting tembakau gorilla.

“Mereka (tersangka, red) ditangkap setelah melakukan transaksi. Selain pemakai, mereka juga sudah tujuh bulan ini berperan sebagai pengedar,” katanya.

Setelah dilakukan pengembangan dan keterangan dari tersangka, pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa narkoba tersebut didapat dari seorang warga Kota Bandung berinisial NA (42).

Berbekal informasi itu, petugas melakukan penggerebekan di kediaman NA. Kami mendapatkan sejumlah barang bukti berupa tembakau gorilla dan hanoman, Ganja sebanyak 3 kg, serta sabu seberat 72 gram. Sayangnya, dalam operasi itu NA tidak berada di tempat. Saat ini ia berstatus DPO.

Tembakau gorilla, Wahyu sebut dikarenakan sudah disahkan dan ada perundang-undangannya yang menyatakan bahwa tembakau tersebut dimasukan kriteria jenis narkotika golongan 1.

“Kami akan menindak tegas siapapun baik itu pengguna dan pengedar apalagi sebagai bandar,” pungkasnya. (bbb)

loading...

Feeds