Polres Bandung Tangkap 2 Pelaku Curanmor, Begini Cara Pelaku Beraksi…

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SOREANG – Polres Bandung meringkus dua pencuri motor dengan inisial DR (37), warga Kp Cibeunying, Ds Padaulun, Kec Majalayaya Kab Bandung dan UP (37), warga Pasirtengah, Ds Girimulya, Kec Pacet. Keduanya tertangkap saat mencuri motor korban yang merupakan warga Kp Talun RT 004/RW 011, Ds Jelengong, Kec Rancaekek, Kab Bandung. Pelaku pencurian ini memang kerap mengintai pemilik motor yang lengah memakirkan sepeda motornya. Tak cuma itu, pencuri juga kadang memakai kunci palsu atau kunci astag untuk merusak kunci stang.

Kedua pelaku membawa lari motor korban, kemudian menjual motor curian tersebut. Sebelumnya, pelaku memalsukan terlebih dahulu STNK dan BPKB, sekaligus nomor rangka dan nomor mesinnya oleh pelaku Ujang. Dengan begitu motor hasil curian seolah lengkap surat-suratnya dan cocok dengan nomor rangka mesin.

“Jadi, hati-hati kalau ada yang jual motor bekas, tapi nomor rangka dan nomor mesinnya meragukan. Itu bisa dipastikan motor curian, meski STNK dan BPKB-nya asli,” kata Kasat Reskrim Polres Bandung AKP Niko NAP kepada wartawan saat ekspos di Mapolres Bandung, Selasa (24/1/2017).

Dari kedua pelaku diamankan barangbukti delapan sepeda motor, empat kunci astag dan beberapa STNK dan BPKB. Niko menambahkan para pelaku sudah beroperasi sejak setahun terakhir. “Akibat perbuatannya para pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana dan Pasal 263 jo, 246 jo, 480 jo, dan 481 KUHPidana dengan ancaman penjaranya selama 6 tahun,” tegas Niko.

Niko mengimbau, masyarakat lebih berhati-hati, karena dinamika keragaman kejahatan saat ini berbeda dengan dulu. Sebab, dulu kendaraan langsung di kanibal atau di potong-potong, dan saat ini kendaraan langsung diganti nomor rangka serta mesinnya jadi selah-olah motor tersebut asli.(fer)

loading...

Feeds