PPS dan PPK Pilkada Cimahi Kembali Digembleng

PU Cimahi menggelar Bimtek Logistik Pemilihan Calon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi 2017, di Hotel Endah Parahyangan, Senin (23/1/2017).

PU Cimahi menggelar Bimtek Logistik Pemilihan Calon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi 2017, di Hotel Endah Parahyangan, Senin (23/1/2017).

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cimahi melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) logistik kepada Panitia Pemungutan Sura (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Ketua KPU Cimahi Handi Dananjaya menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini agar PPK dan PPS lebih fokus terhadap persiapan logistik. Selain itu mereka juga dibekali laporan tentang tata cara penghitungan pemungutan suara serta rekapitulasi pada Pilkada Cimahi pada saat pemilihan yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang.

“Bimbingan teknis ini memaparkan tentang logistik dan tata cara perhitungan suara dan pemungutan suara di TPS agar bisa dipahami oleh PPK, PPS dan sejalan dengan Panwas,” kata Handi kepada Radar Bandung, Senin (23/1).

Menurutnya, sejauh ini ketua PPS maupun PPK hanya sekedar melakukan pengontrolan saja terhadap logistik yang datang tanpa melakukan pengecekan. Sehingga ketika ada kekurangan seperti surat suara atau lainnya, mereka akan disibukan untuk mencari kekurangan tersebut.

“Jadi, kesiapan logistik juga harus ditopang dengan kesiapan dari Sumber Daya Manusia (SDM) nya,” ujarnya.

Baik tingkat PPS maupun PPK ini, sudah harus paham mengenai logistik apa yang akan diterima dan kemudian logistik apa saja yang akan diteruskan ke KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara).

“Jadi bimtek ini sangat penting dilakukan untuk menambah wawasan kepada para penyelenggara,” terangnya.

Pihaknya berharap, ketika logistik itu dibagikan akan tepat sasaran, tepat kualitas dan tepat jumlah. Diakuinya, sejauh ini, ketua KPPS hanya menerima berita acara saja tanpa menyaksikan alat kelengkapan logistik apa saja yang mereka terima. Mereka (ketua kpps) hanya menandatangani berita acara saja.

“Hasilnya, pada waktu pencoblosan mereka biasanya akan teriak-teriak saat kekurangan logistik,” katanya.

Oleh karena itu, sebelum didistribusikan ke KPPS, maka KPU akan memanggil para ketua KPPS untuk melakukan pengecekan kelengkapan keperluan di tiap TPS.

“Saya harap dalam pemilihan nanti tidak ada lagi kekurangan logistik di tiap TPS, agar kondusifitas saat pemilihan tetap terjaga,” pungkasnya. (gat)

loading...

Feeds