Calon Wakil Walikota, Achmad Zulkarnain Siap Jadikan Cimahi Cerdas

chmad Dzulkarnain (Azul) mengisi acara konsolidasi bersama relawan di Toko Rabbani lantai 3, Jalan Amir Machmud, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Kamis (5/1/2017).

chmad Dzulkarnain (Azul) mengisi acara konsolidasi bersama relawan di Toko Rabbani lantai 3, Jalan Amir Machmud, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Kamis (5/1/2017).

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Calon Wakil Walikota Cimahi, Ahmad Zulkarnain alias Azul memastikan, Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Cimahi, khususnya sektor pendidikan di Cimahi sudah mumpuni. Pasangan Cawalkot nomor satu itu berencana mengimbangi informasi teknologi warganya yang cerdas melalui beragam terobosan.

Salah satunya yakni dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) kepada anak didik sebagai objeknya, sekaligus para pendidik yang menjadi poros penentu kualitas pendidikan tersebut. “Di Cimahi ini tinggal meningkatkan kualitasnya saja, baik itu kepada anak didik dan para pendidiknya,” kata Kang Azul kepada Radar Bandung, usai berkunjung ke rumah tokoh masyarakat Cimahi di Padasuka, kemarin (selengkapnya baca hal 8).

Ia mengatakan, membagi konsentrasi dalam upaya peningkatan kualitas anak didik dan pendidiknya tidak mudah, namun hal itu bukan hal mustahil. Untuk guru, bisa diberikan semacam pelatihan untuk inovasi pola mengajar menjadi lebih baik lagi, termasuk menggali potensi anak didik. Jika pola pengajaran bisa ditingkatkan lagi, maka secara tidak langsung akan berdampak positif kepada anak didik yang bersangkutan.

“Jika terpilih, kami akan menyeimbangkan lagi pola pendidikan yang sudah terbangun, termasuk penggalian karakter. Tujuannya, bagaimana anak didik ini punya karakter yang unggul dari semua aspek. Intelektualitas, spritualitas dan emosinya,” ujarnya.

Ia menjanjikan, pemberian beasiswa akan menjadi salah satu perhatian utama. Kang Azul berharap, dengan adanya beasiswa, hak seluruh anak dalam menempuh pendidikan bisa diwujudkan.

“Beasiswa diberikan kepada anak pintar namun berasal dari keluarga yang tidak mampu. Mereka bisa melanjutkan sekolah minimal sampai tingkat SMA atau SMK,” ucapnya.

Bahkan, sangat mungkin beasiswa diberikan hingga ke tingkat universitas. “Jika memang murid itu berprestasi, pintar dan ingin melanjutkan ke universitas, kami akan memberikan beasiswa hingga lulus,” pungkasnya. (bil)

loading...

Feeds