SMA dan SMK di Bandung Barat Tetap Mendapat Bantuan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, BANDUNG BARAT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih menganggarkan bantuan untuk peningkatan mutu pendidikan setingkat SMA/SMK sebesar Rp 10 miliar di tahun anggaran 2017. Anggaran tersebut, diperuntukan untuk program Bantuan Biaya Personal Peserta Didik dari Keluarga Tidak Mampu (Bapaku) dan beasiswa ke perguruan tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik KBB Iman Santoso menjelaskan, meski kewenangan untuk pengelolaan sekolah setingkat SMA/SMK sudah diambil alih oleh Pemerintah Provinsi, namun untuk bantuan peningkatan mutu masih diperbolehkan untuk dianggarkan sebagaimana regulasi yang berlaku.

“Jadi untuk bantuan-bantuan yang sifatnya peningkatan mutu dan personal itu masih boleh dan yang dianggarkan tahun 2017 ini sebesar Rp 10 miliar,” kata Iman saat ditemui seusai menghadiri acara Paturay Tineung Penyerahan Kewenangan Pengelolaan SMA/SMK di KBB ke Pemprov Jabar di Aula Gedung B Perkantoran Pemkab, Ngamprah, Kamis (19/1/2017).

Dikatakan Iman, anggaran bantuan untuk program Bapakku dan beasiswa ini, ada peningkatan sekitar Rp 2 miliar jika dibanding tahun sebelumnya. Hal itu lantaran seiring meningkatnya jumlah siswa sekolah tahun ini.

“Jumlah siswa kan semakin bertambah jadi perhatian pemerintah pun semakin bertambah,” ujar Iman.

Iman menjelaskan, seiring dengan format Satuan Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang baru, saat ini ada empat urusan Disdik yang berkurang, diantaranya urusan di bidang Pemuda, Olahraga dan pengelolaan sekolah setingkat SMA/SMK. Selain itu, anggaran belanja tidak langsung seperti gaji pegawai dan segala bentuk tunjangan pegawai serta bantuan dari pusat, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dana Alokasi Khusus (DAK) Ruang Kelas Baru (RKB) dan bantuan pusat lainnya yang tadinya dikelola terlebih dulu oleh Pemda saat ini langsung masuk ke kas Pemprov Jabar.

loading...

Feeds