Peras Tahanan Rp 1 Miliar, AKP Darius Elimanafe Diancam 20 Tahun Penjara

Ilustrasi

Ilustrasi

BANDUNG – Sidang perdana kasus pemerasan yang dilakukan mantan Kanitreskrim Polsekta Bandung Kidul, AKP Darius Elimanafe, sebesar Rp 1 miliar lebih digelar di PN Kelas 1A Bandung, Jalan L.L.R.E Martadinata, Rabu (18/1/2017), dengan ancaman maksimalnya 20 tahun penjara.

Terdakwa Darius dan kuasa hukumnya tidak mengajukan eksepsi. Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda keterangan saksi dari tim JPU

Darius nampak mengenakan setelan kemeja putih dan celana jeans gelap lalu duduk di kursi pesakitan. Ia didampingi sejumlah pengacara. Dalam sidang yang dipimpin Martahan Pasaribu, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Bandung dipimpin Wahyu Sudrajat membacakan dakwan secara bergiliran sekitar 15 menit.

Dalam berkas dakwaannya, ia memeras tahanan bernama Tommy Sanjaya sebesar Rp 1 miliar lebih. Tommy merupakan tahanan kasus penganiayaan.

Diberitakan sebelumnya, kejadian bermula Rabu 5 Oktober 2016 sekitar pukul 01.00 WIB, Tommy bersama Pramandani, Irvan dan Jimen berangkat ke kontrakan Santoso di Batununggal Lestari. Setibanya di lokasi, mereka menganiaya Santoso dan anaknya Antonius Santoso lantaran belum mengembalikan uangnya senilai Rp 6 miliar.

Pascakejadian itu, Santoso melaporkan Tommy ke Polsekta Bandung kidul. Atasan laporan Santoso, terdakwa Darius yang merupakan kanitreskrim bersama 11 orang timnya menangkap Tommy di rumahnya di Jalan Semar, Kecamatan Cicendo.

Saat penangkapan, Darius dan timnya menyita sejumlah barang milik Tommy, yakni mobil Mercy Type C 250, tas hitam, handphone, laptop Apel Macbox, note book Sony Vaio dan enam botol miras berbagai jenis.

loading...

Feeds