Polda Jabar Bantah Meminta GMBI Datang

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus.

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, membantah adanya perintah Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan, terhadap GMBI untuk datang ke Polda Jabar, Kamis (12/1/2017). Ia mengatakan, kehadiran GMBI ke Polda Jabar pada watu itu untuk menyampaikan pendapat sesuai surat pemberitahuan yang telah diajukan beberapa hari sebelumnya.

“Mereka mengajukan surat pemberitahuan menyampaikan pendapat di muka umum selama dua hari, yaitu Rabu 11 Januari 2017 dan Kamis 12 Januari 2017,” kata Yusri melalui sambungan telepon, Selasa (17/1/2017).

Pernyataan Yusri itu sekaligus membantah adanya berita di media sosial dan media situs online yang menyebutkan jika Kapolda Jabar sebagai dalang aksi kericuhan antara dua kelompok massa yang hadir di Polda Jabar pada Kamis (12/1/2017). Dua kelompok massa yang hadir di Polda Jabar itu, yakni GMBI dan FPI. Keduanya terlibat kericuhan usai Habib Rizieq diperiksa di Polda Jabar.

“Aksi mereka ke Polda Jabar selama dua hari itu untuk menuntut Polda Jabar memproses secepat mungkin apa yang pernah dilaporkan sebelumnya. Rizieq dilaporkan telah memlesetkan sampurasun menjadi campur racun,” ujarnya.

Yusri mengatakan, kelompok massa yang menuntut Polda Jabar menuntaskan kasus plesetan sampurasun itu tak hanya dari GMBI saja. Menurutnya, kelompok dan komunitas masyarakat Sunda lainnya juga hadir dalam aksi unjuk rasa tersebut.

“Justru kehadiran massa (FPI) yang datang ke Polda Jabar itu tidak ada surat pemberitahuan (keramaian). Padahal mereka itu hanya mengantar,” pungkasnya.(nda)

loading...

Feeds

Sayana Apartment

Pembangunan Sayana Apartments Dimulai

DAMAI Putra Group (DPG) dan Nishitetsu Group bekerjasama dalam proyek Sayana Apartments. Hal ini disampaikan oleh Managing Director DPG, Widiastuti …