Dalam 2 Minggu, di Kota Bandung Ada 40 Tersangka Terseret Kasus Narkoba

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, BANDUNGĀ – Puluhan gram sabu dan ratusan butir psikotropika gagal beredar di Kota Bandung dalam waktu dua minggu. Barang haram itu berhasil disita Satresnarkoba Polrestabes Bandung sejak awal Januari 2017 sampai saat ini.

Informasi yang dihimpun, Satresnarkoba Polrestabes Bandung menyita sabu seberat 38,8 gram, 10 butir pil ekstasi, 10 butir pil LSD, dan 867 butir pil psikotropika. Narkoba itu didapat dari 40 tersangka yang diciduk Satresnarkoba Poolrestabes Bandung sejak pergantian tahun 2017.

“Yang kami tangkap itu terlibat jaringan atau sindikat peredaran narkoba,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo, kepada wartawan di Markas Satresnarkoba Polrestabes Bandung, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Selasa (17/1/2017).

Hendro mengatakan, barang bukti itu merupakan hasil pengungkapan Satresnarkoba Polrestabes Bandung. Menurutnya, pihaknya mengungkap 25 kasus dan menangkap 40 tersangka dalam waktu dua minggu. ke-40 tersangka itu terdiri dari 38 laki-laki dan dua wanita.

“Ini bukti bahwa Polrestabes Bandung perang terhadap narkoba,” ujar Hendro.

Dikatakan Hendro, tersangka yang telah ditangkap itu dikenakan pasal bervarias sesuai dengan barang bukti yang dimiliknya. Pasal yang dikenakan antara lain, Pasal 112, 114, dan 127 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan Pasal 62 Undang-undang nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika.

“Peredaran narkoba di Kota Bandung lebih banyak dilakukan baik di perumahan, kontrakan, hingga kos-kosan,” ungkapnya.

Sejauh ini, lanjutnya, modus penyebaran narkoba masih sama seperti dulu, yakni mulai dari sistem tempel, cash and carry hingga melalui perantara, dan jasa ekspedisi pengiriman barang.

“Soal jaringan lapas, ini semuanya masih dalam lidik,” pungkasnya.(nda)

loading...

Feeds