Bangunan RM Ampera dan Toko Rotan di Soekarno Hatta Bandung Terbakar Hebat

Kebakaran toko rotan dan sebagian bangunan Rumah Makan Ampera di Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung

Kebakaran toko rotan dan sebagian bangunan Rumah Makan Ampera di Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Kebakaran hebat di Jalan Soekarno Hatta – Jalan Rancabolang Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung tersebut meluluhlantakkan sedikitnya 15 bangunan, Selasa (17/1/2017).

Belasan bangunan tersebut di antaranya dua bangunan rumah makan Ampera, 10 bangunan toko rotan, bengkel dan beberapa kios atau warung kecil. Beberapa bangunan tampak gosong dilahap si jago merah. Saat peristiwa itu terjadi, satu lajur Jalan Soekarno Hatta sempat ditutup sementara.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Ferdi Ligaswara menjelaskan, kebakaran Jalan Soekarno Hatta itu mulai terjadi sekitar pukul 12.45 WIB.

“Kebakaran terjadi dugaan sementara bersumber dari kios pembuatan rotan. Awalnya, dari tinner ada percikan api lalu besar tertiup angin menyeberang ke RM Ampera,” ujar Ferdi di lokasi.

Ferdi mengatakan, lokasi pembuatan rotan tersebut ke RM Ampera sebe

narnya cukup jauh yakni sekitar empat meter. Namun, karena angin yang cukup kencang, membuat api membesar dan menjalar kemana-mana.

“Rumah Makan Ampera kan terbuat dari kayu dan bambu serta bahan mudah terbakar lainnya,” katanya.

Pihaknya, kata Ferdi, mengerahkan 22 unit mobil pancar dan rescue untuk menanggulangi kebakaran tersebut. Rinciannya sebanyak 18 unit dari Kota Bandung dan 4 unit bantuan dari Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung.

Ferdi mengungkapkan, dua korban itu merupakan warga dan petugas DPPK. Keduanya mengalami luka bakar ringan.

“Korban pertama itu seorang pekerja mebel yang sedang nyemprot tiner dekat kompor. Sedangkan petugas DPPK terkena api saat bertugas. Sudah dibawa ke RS Al-Islam untuk penanganan,” ungkap dia.

Beruntung api segera dapat dipadamkan, hanya menghabiskan waktu hingga pukul 15.45 WIB. Dengan bantuan petugas kepolisian dan TNI, arus kendaraan pun sudah mulai kembali normal pada pukul 16.00 WIB.

“Proses pemadaman 40 menit. Yang lama pendinginan agar tak ada penjalaran,” kata Ferdy. (apt)

 

 

loading...

Feeds