Tiga Pengedar Ini Narkoba Diringkus Polres Cimahi dalam Sepekan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Dalam sepekan, petugas satnarkoba Polres Cimahi menangkap tiga kasus penyalahgunaan narkoba berbagai jenis. Dari tiga pengungkapan tersebut, total tersangka yang diamankan berjumlah tiga orang.

Pengungkapan pertama terjadi pada Rabu (11/1) sekira pukul 23.00 WIB dengan tersangka berinisal AH alias Gawil. Ia diamankan di gudang penyimpanan daging, Jalan Rajawali Timur, Gg. Sastra RT 02 RW 07 Ciroyom, Bandung.

Dari tangan tersangka, diamankan barang bukti berupa 10 pil ekstasi dan satu bungkus narkoba jenis sabu dengan berat 1,300 gram.

“Dia merupakan perantara jual beli untuk mencari keuntungan. Karena, pekerjaannya serabutan,” kata Kasatnarkoba Polres Cimahi, AKP Wahyu Agung, kemarin.

Pengungkapan kedua terjadi pada Jumat (13/1) dengan tersangka berinisial DNA. Ia ditangkap di sekitar Rumah Sakit Rajawali, Jalan Rajawali Barat, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung.

Dari tangan tersangka, petugas kopolisian mengamankan barang bukti berupa satu bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat satu gram, satu buah smartphone dan satu unit sepeda motor.

“DNA itu sebagai pengedar sabu untuk mencari keuntungan,” kata Wahyu.

Pengungkapan ketiga pun terjadi di hari jumat (13/1), namun berbeda lokasi, yakni di Jalan Haji Syarief no. 321 Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, sekira pukul 23.00 WIB.

Di TKP, Polisi mengamankan dua orang tersangka berinisial CM dan IK setelah terbukti memiliki satu bungkus plastik klip bening berisi shabu denga berat satu gram dan satu perangkat bong sabu.

Peran keduanya pun adalah sebagai penjual narkoba untuk mencari keuntungan.

Akibat perbuatannya, Wahyu mengatakan, semua tersangka diancam dengan dijerat pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) Pasal 127 ayat (1) huruf a UURI no. 35 tahun 2009. Dengan ancaman kurungan lebih dari lima tahun.

Ketiga kasus tersebut merupakan hasil pengembangan dari sejumlah tersangka yang ada di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

Wahyu mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus bisa berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dalam memberikan informasi terkait berbagai hal, termasuk narkoba.

“Hampir semua pengungkapan bisa dilaksanakan atas dasar laporan masyarakat. Jadi, kami tentu berharap kerjasama masyarakat, karena kami tidak bisa bekerja sendiri,” pungkasnya. (bbb)

loading...

Feeds