Puluhan Pamen Ikuti Kursus Operasi Gabungan

Wakil Komandan Sesko TNI Marsda TNI Asnam Muhidir, sedang menyematkan tanda siswa Susopsgab TNI,pada upacara pembukaan Susopsgab TNI TA 2017 di kesatrian Sesko TNI Jl. R.A.A. Martanegara No.11 Bandung, Senin, 16 Januari 2017.

Wakil Komandan Sesko TNI Marsda TNI Asnam Muhidir, sedang menyematkan tanda siswa Susopsgab TNI,pada upacara pembukaan Susopsgab TNI TA 2017 di kesatrian Sesko TNI Jl. R.A.A. Martanegara No.11 Bandung, Senin, 16 Januari 2017.

POJOKJABAR.com, BANDUNG -Dalam menghadapi perang konvensional di masa yang akan datang serta dihadapkan pada perkembangan teknologi alat utama sistem senjata yang semakin modern, TNI dituntut untuk lebih meningkatkan kemampuan dan kualitas diri sebagai prajurit TNI agar dapat melaksanakan tugas pokoknya secara profesional.

Diakui oleh Komandan Sesko TNI Letnan Jenderal TNI, Agus Sutomo, bahwa tugas TNI ke depan tidaklah ringan, melainkan semakin berat dan kompleks dihadapkan dengan dinamika perkembangan lingkungan strategis baik nasional, regional maupun global.

Paradigma untuk memenangkan pertempuran dalam perang di masa yang akan datang, bukan hanya terletak pada kekuatan yang besar mengalahkan yang kecil, akan tetapi siapa yang mampu bertindak lebih cepat dan tepat maka dialah yang akan menang.

Wakil Komandan Sesko TNI Marsda TNI, Asnam Muhidir, yang bertindak selaku Irup pada upacara pembukaan Kursus Operasi Gabungan TNI TA 2017 di Gedung Serasan Sesko TNI Jalan R.A.A. Martanegara No. 11 Bandung, Direktur, Kakordos, Dankorsis dan para undangan dari ketiga Angkatan.

Kursus Operasi Gabungan ini diikuti oleh 68 Pamen peserta dari ketiga Angkatan, dengan komposisi masing-masing terdiri dari TNI-AD 34 orang, TNI-AL 19 orang dan TNI-AU 15 orang, akan berlangsung selama kurang lebih delapan minggu, terhitung sejak 16 Januari hingga 3 Maret 2017.

Adapun tujuan dari Kursus Operasi Gabungan TNI ini untuk mengembangkan kemampuan Perwira Menengah TNI agar memiliki pengetahuan dan keterampilan sebagai Staf Komando Utama Operasi (Kotamaops), Staf Komando Gabungan, serta sebagai Staf Perancang Latgab TNI yang memiliki integritas serta dedikasi yang tinggi, didukung kondisi jasmani yang prima.
“Tentara yang hebat adalah tentara yang banyak berlatih sehingga benar-benar terlatih, tetapi sebelum berlatih harus memahami/menguasai disiplin ilmu yang dilatihkan. Oleh karena itu, beliau yakin dan percaya bahwa dengan ditunjang oleh latar belakang pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki oleh para Perwira dalam berbagai penugasan sebelumnya, maka melalui kursus maupun penataran Opsgab TNI ini akan dapat dicapai hasil yang maksimal, sehingga pada akhirnya para Perwira akan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai tentang Operasi Gabungan TNI,” ujar Wakil Komandan Sesko TNI Marsda TNI saat membacakan amanat Komandan Sesko TNI Letnan Jenderal TNI.(nda)

loading...

Feeds