Uu Ruzhanul Ulum : Perbedaan Jangan Jadi Konflik

Calon Wakil Gubernur jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum

Calon Wakil Gubernur jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Provinsi Jawa Barat sudah tersohor dengan masyarakatnya yang religius dan berbudaya sopan santun. Masyarakatnya dikenal memiliki toleransi tinggi terhadap perbedaan, sehingga kerap dijadikan barometer perwujudan dari Bhineka Tunggal Ika.

Seperti apa yang diungkapkan, Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum. Menurut dia, Jawa Barat merupakan wilayah yang memiliki keanekaragaman agama, suku, ras dan budaya. Perbedaan tersebut sejatinya sudah menjadi landasan kehidupan bermasyarakat untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lain.

“Kebiasaan itu sudah dilakukan sejak turun temurun dari nenek buyut kita. Sekarang, saatnya kita menjaga kebersamaan tersebut tanpa harus melihat dari kelompok mana,” ujarnya saat dihubungi Radar Bandung, Minggu (15/1/2017).

Uu mengungkapkan, sejatinya kebersamaan dapat terjalin dengan cara sistem komunikasi yang terjalin dengan baik. Artinya, segala sesuatu bisa dimusyawarahkan tanpa harus mengambil jalan kekerasan.

“Budaya kita mengajarkan bermusyawarah dan menjauhkan siapa dan darimana. Kita harus siap berbeda, siap bergandengan tangan untuk memajukan Jawa Barat,” ujarnya.

“Tidak harus satu warna dalam kebersamaa begitu juga untuk memajukan Jawa Barat harus bersatu dan tetap menjalin ukhuwah islamiyah,” tambahnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Tasikmalaya itu menyebut, adanya perbedaan tidak dijadikan sebuah konflik, karena dengan perbedaan yang di barengi komunikasi yang baik dan silaturahmi ini akan memberikan kemajuan yang besar terhadap pembangunan.

“Sebagai seorang muslim Uu mengatakan Islam merupakan Agama yang sangat toleransi dan menghargai antar sesama manusia sebagai ciptaan Allah,” ucapnya

Uu yang digadang-gadang maju dalam bursa Pilgub Jawa Barat, 2018 mendatang berkeinginan, semua elemen masyarakat tidak terjebak oleh kepentingan sentimen kelompok tertentu yang bertujuan memecah belah melain kan harus bersatu padu memajukan Jawa Barat yang beridentitas memimiliki toleransi tinggi.

“Saya mendorong Ormas atau kelompok yang memiliki tujuan bisa bergandengan tangan memajukan Jawa Barat, bukan untuk memecah belah Jawa Barat” tandasnya.(ca)

 

loading...

Feeds