Harga Cabai di Kabupaten Bandung Masih “Diatas Awan”

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG – Dinas Pertanian Kabupaten Bandung mengungkapkan saat ini harga cabai rawit merah di pasaran telah mencapai Rp 120 ribu per kilogram, termasuk harga cabai besar Rp 120 ribu per kilogram. Sedangkan di lingkungan petani harga cabai rawit merah masih sekitar Rp 80 ribu perkilogram dan di tingkat bandar mencapai angka Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram.

“Yang paling tinggi cabai rawit dan masih bergejolak. Kalau cabai besar berangsur agak menurun,” ujar Kepala Bidang Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Jumhana.

Dikatakannya, jika harga cabai rawit merah di kalangan petani masih Rp 80 ribu berarti barang (cabai) tersebut masih jarang. Jika dikaitkan dengan tanaman cabai yang sudah tua maka produksinya sudah menurun.

“Tadi ada kelompok tani yang nanam cabai rawit ke saya dari berapa ribu tanaman karena sudah tua paling keambil lima kg sampai 10 kg. Tanamannya sudah tua dan produktivitasnya sudah menurun. Ditambah hama patek,” katanya.

Menurutnya, tanaman cabai besar di lapangan memiliki luas 242 hektar di 12 kecamatan. Sementara itu, cabai rawit seluas 267 hektar di 12 kecamatan. Kecamatan yang paling luas tanaman cabai rawit dan cabai besar berada di Kecamatan Pangalengan.

Jumhana menambahkan tanaman cabai rawit yang sudah tua berada pada lahan seluas 128 hektar dan cabai besar 178 hektar yang menyebabkan produksi menurun.

Dia mengungkapkan hingga November kemarin produksi cabai besar mencapai 18.180 kwintal dan cabai rawit 9.452 kuintal. Dari luas panen cabai rawit sebanyak 137 hektar dan untuk cabai besar 199 hektar.

“Produktivitas per hektar cabai besar 90,14 sampai 90,50 kwintal perhektar dan cabai rawit 64,33 kwintal per hektar sampai 69 kwintal per hektar,” ungkapnya. (fer)

loading...

Feeds