SK Palsu Kasus Penipuan Penerimaan PNS, “Catut” Nama Empat Pejabat

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan geram atas pencatutan dirinya terkait Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan kepada korban penipuan penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Rencananya, orang nomor satu di Jabar ini akan melakukan langkah hukum, karena telah mencemarkan nama baiknya.

Pencatutan tersebut tertera juga sejumlah pejabat lainnya seperti Sekretaris Daerah Iwa Karniwa, Mantan Sekda Lex Laksamana, dan Kabid Pengadaan dan Mutasi Pegawai BKD Embun Pragnyamarta.

“Kita konsultasikan ke biro hukum, ini banyak substantif. Kita dorong saja masalah penipuannya agar secara cepat selesai, nanti selanjutnya mengenai pencatutan nama yang merupakan pencemaran nama baik,” kata gubernur yang biasa disapa Aher di Bandung, Jumat (13/1/2016).

Ia mengungkapkan, selain terjadi pencemaran nama baik pejabat Pemprov jabar yang dicatut namanya, pihaknya pun akan membantu pengusutan secara tuntas terhadap otak pelaku penipuan penerimaan PNS tersebut. Pasalnya ia mesinyalir dua orang yang tertangkap yang bersama para korban di Gedung Sate bukan pelaku utamanya, melainkan kaki tangan dari otak pelaku tersebut.

“Segera kita laporkan agar segera ditangani kepolisian, karena ada kerugian masyarakat yang terjadi, yang tertangkap itu bukan tokoh centralnya, karena itu (yang berada dengan korban) PD masuk ke gesat dan merasa benar, kalau otaknya gak mungkin berani,” ujarnya.

Ia menyebut kejadian ini merupakan yang kedua kalinya, setelah yang pertama terjadi pada 2011 walaupun jumlahnya tidak sebanyak sekarang. Pada saat itu penipu mengatas namakan istri gubernur, sehingga korban melapor kepada pihak kepolisian. “Istri saya di BAP jadi saksi, tidak sebanyak sekarang,” jelasnya.

Oleh karenanya, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap iming-iming penerimaan PNS, apalagi dijanjikan lewat jalur belakang atau jalur kekerabatan, sehingga pihaknya pun meminta masyarakat untuk selalu mengkonfirmasi segala bentuk informasi. Ia meminta, agar warga yang ingin mengetahui penerimaan PNS datang langsung ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat, sehingga akan diketahui secara jelas mengenai informasi tersebut.

“Masyarakat harus waspada terhadap pungutan yang dilakukan oknum pemerintah, harus jelas uang tersebut digunakan untuk apa, dan digunakan bukti pembayaran, agar menghindari penipuan,” ujarnya. (arh)
Empat Pejabat Korban Pencatutan

1. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan
2. Sekretaris Daerah Iwa Karniwa \
3. Mantan Sekda Lex Laksamana
4. Kabid Pengadaan dan Mutasi Pegawai BKD Embun Pragnyamarta

loading...

Feeds