Janjikan Jadi PNS dengan Bayar Rp 60 Juta, LS Berhasil Tipu Puluhan Korban

Kepolisan Resort Cimahi menunjukan barang bukti kasus penipuan CPNS di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jum'at (13/1/2017).

Kepolisan Resort Cimahi menunjukan barang bukti kasus penipuan CPNS di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jum'at (13/1/2017).

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Polres Cimahi menangkap oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial LS (46) pada Kamis (12/1) malam setelah diduga terlibat kasus penipuan. Modus yang dilakukan tersangka adalah dengan menjanjikan korban menjadi PNS dengan membayar sejumlah uang dengan kisaran Rp 50 – 60 juta.

Sejauh ini, baru ada dua korban yang tertipu oleh pelaku yang bekerja di kantor Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu. Keduanya merupakan warga Kota Cimahi dan warga Kabupaten Bandung Barat.

Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan, biasanya, dalam melakukan aksinya, pelaku meminta uang kepada korban secara bertahap.

“Pelaku meminta Rp 20 juta dulu, selang beberapa waktu, pelaku penipuan menunjukan Surat Keputusan Pengangkatan korban sudah menjadi calon PNS. Hal itu membuat korban yakin dan melunasi sisa pembayarannya,” ujar Ade saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Jumat Kemarin.

Ade melanjutkan, dari penuturan pelaku, dirinya sudah merekrut CPNS kurang lebih 50 orang dari wilayah Cimahi, Kab Bandung Barat, Kab Bandung, Kab Cianjur, Kab Sumedang dan Kab Tasikmalaya.

Pelaku pun menyebut hasil uang hasil penipuan disetorkan kepada seseorang yang merupakan penggagas ide penipuan CPNS sebesar Rp 40 juta. Untuk kepentingan penyelidikan, pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan terkait identitas penerima uang setoran hasil penipuan.

“Sementara ini, baru ada dua korban yang melapor kepada kami. Korban yang ditangani itu kasus di awal 2014,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Reza Arifian mengatakan akan terus mengembangkan kasus. Ia pun mengimbau masyarakat yang menjadi korban agar segera melaporkan kepada Polres Cimahi.

“Mengimbau kepada masyarakat yang pernah mengalami korban dijanjikan menjadi PNS, melalui oknum yang tidak bertanggung jawab agar segera melaporkan ke Polres Cimahi,” terangnya.

Dari tangan pelaku, pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti. SK (Surat Keputusan) pengangkatan calon pegawai negeri sipil, satu lembar Surat Penetapan nomor induk nomor, satu lembar Petikan Surat Keputusan Gubernur Nomor : 908.12/Kep.50-BKD/2016 Sekretariat Daerah Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat,

Lalu, satu lembar Surat Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Barat, satu lembar petikan surat pernyataan melaksanakan tugas dari Sekretariat Jendral Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia, satu lembar petikan keputusan mentri dalam negeri RI nomor.
“Semua dokumen itu sudah kami periksa, dan itu palsu,” kata Reza.

Selain dokumen, Polres juga mengamankan tiga buah kwitansi pembayaran, masing-masing sebesar Rp 50 juta tertanggal 20 Januari 2014, Rp 3.5 juta, dan Rp 1.5 juta. Terakhir, barang bukti yang diamankan berupa dua seragam PNS (Pegawai Negeri Sipil).

(bbb)

loading...

Feeds