Terduga Penipu Ratusan CPNS di Kota Bandung Tangkap

Ilustrasi

Ilustrasi

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, BANDUNG -Pihak keamanan Gedung Sate mengamankan dua orang yang diduga sebagai koordinator yang mengarahkan ratusan massa yang diduga tertipu penerimaan CPNS di Gedung Sate, Kota Bandung pada Kamis (12/1/2017).

Kedua terduga penipu tersebut digelandang pihak keamanan saat mencoba mengumpulkan massa di halaman belakang Gedung Sate.

Pam Obvit Polda Jabar Surya Dharma yang saat itu tengah mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa menceritakan, dirinya mendapati ratusan orang dengan mengenakan seragam dinas berkumpul di Halaman Gedung Sate.

Saat ditanya, para korban tersebut menuturkan bahwa dirinya bersama ratusan orang lainnya dipanggil untuk menghadiri pembekalan dari Gubernur Jawa Barat. Sedangkan dari agenda sendiri, Gubernur tidak memiliki jadwal terkait pembekalan.

“Mereka gak punya undangan, hanya via sms dan telepon. Kita cari ketuanya, ada yang bikin arahan pake kaus hijau ala TNI, ditanya Sekpri gubernur, seperti identitas, kita langsung giring,” ucapnya saat ditemui di Gedung Sate, Kamis (12/1/2017).

Malahan saat ditemui, para terduga penipu tersebut menuduh salahsatu Sekpri sebagai oknum. “Dia bilang jangan percaya dia (Sekpri), dia oknum,” tambahnya.

Lanjut dia, pihaknya pun mendapatkan barang bukti berupa berkas-berkas serta sejumlah tabungan yang berisi sejumlah dana yang mengalir ke tabungan mereka, serta pakaian dinas yang belum dijahit.

“Di dalam mobil (terduga) banyak ditemukan berkas-berkas juga tabungan, isinya ada bukti saldo sampai 200 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Barat Sapta menyebut kedua terduga tersebut salah satunya berinisial LS.

Sapta menuturkan LS merupkan pegawai aktif disalahsatu kecamatan di Kabupaten Bandung Barat. Sedangkan satu terduga mengaku sebagai Pensiunan Subdenpom. “Saya langsung konfirmasi, dan benar ia (LS) pegawai aktif,” jelasnya.

Kabar sementara kedua terduga tersebut, masih diproses di Polretabes Bandung, dan pihak kepolisian masih menunggu laporan dari korban. (bon)

loading...

Feeds