Ini Cara Pengedar Narkoba di Bandung Modifikasi Jaket Jadi Tempat Sembunyikan Narkoba

Ilustrasi Narkoba.

Ilustrasi Narkoba.

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Peredaran narkotika di Kota Bandung masih menggeliat. Modus peredaran narkoba guna mengelabui petugas pun kini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Seperti yang dilakukan pria berinisial DT. Kurir narkoba ini merombak kerah jaketnya untuk menyembunyikan sabu-sabu. Kerah jaketnya, ia lubangi untuk menyimpan sabu-sabu tersebut.

“Pada saat digeledah, memang di saku jaket ataupun celana kami tidak menemukan (sabu-sabu). Tapi saat diteliti lagi, kerah jaketnya ada lubang, kami periksa ternyata ada dua bungkus kecil sabu-sabu. Ini modus baru, tapi kami tidak terkecoh,” ujar Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Res Narkoba) Polrestabes Bandung, AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf kepada wartawan di Markas Sat Res Narkoba Polrestabes Bandung, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Selasa (10/1/2017).

Febry mengatakan, DT merupakan seorang kurir sabu-sabu. Ia diperintahkan oleh B (DPO) melalui pesan singkat untuk mengambil sabu-sabu yang sudah disimpan dan menyimpannya kembali ke suatu tempat yang nantinya akan diambil oleh pemesan.

“Pengakuannya dia sudah tiga kali mengambil dan menyimpan kembali ke suatu tempat atas perintah dari B. Dia mendapat imbalan dari B yaitu sabu-sabu untuk digunakan sendiri,” paparnya.

Petualangan DT menjadi kurir pun berakhir saat petugas mengendus gerak-gerik DT pada Jumat (6/1) sore pukul 16.00 WIB. DT yang kala itu diduga tengah mengambil barang di kawasan Jalan Wastukencana, tak bisa berkutik saat petugas menangkap dan melakukan penggeledahan.

“Ada dua bungkus yang diselipkan di kerah jaketnya. Satu bungkus rencananya akan disimpan kembali sesuai arahan B. Satu bungkus lainnya untuk dikonsumsi sendiri sebagai merupakan imbalan atas jasanya,” ungkapnya.

Petugas pun melakukan pengembangan dari tertangkapnya DT. Disaat yang bersamaan, ternyata dua orang rekannya yakni AA dan AM tengah melakukan pesta sabu-sabu dikediamannya di kawasan Jalan Cigereleng, Regol, Kota Bandung.

“Selang dua jam dari penangkapan pertama (DT), kami datangi kediaman rekanya. Ternyata baru selesai memakai,” tambahnya.

Di tempat itu pun, petugas menemukan barang bukti berupa dua bungkus sabu-sabu dan satu buah bong dari botol plastik.

“Dari pengungkapan ini total ada empat paket sabu dan satu alat hisap,” jelasnya.

Atas perbuatannya, kini ketiga pelaku masuk ke dalam penjara. Ketiganya diganjar Pasal 114 Jo Pasal 112 Jo Pasal 127 Undang-undang RI nomor 35 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.(nda)

loading...

Feeds