Ditangan Para Pengerajin di Bandung Barat Ini Eceng Gondok Hal Bernilai

Hasil kerajinan dari bahan baku eceng gondok.

Hasil kerajinan dari bahan baku eceng gondok.

POJOKJABAR.com, BANDUNG BARAT – Eceng gondok bagi sebagian orang merupakan masalah, dan terkadang menjad itidak bernilai. Namun ditangan kelompok pengrajin eceng hal ini menjadi suatu hal bernilai.

Adalah Abah Duduy , salah seorang pengrajin berbahan eceng gondok yang telah menggeluti usaha kerajinan eceng menjadi bentuk Tas, dompet, Hantaran kawin, Taplakmeja, sandal dan berbagai bentuk tepat guna lainnya.

Saat ini kerajinan Abah telah memiliki merk Ciecra binaan PJB BPWC, dan memiliki standar produk dari segi anyaman, kualitas hasil akhir untuk bisa dijual kepasar.

“Terima kasih dengan adanya bantuan PJB BPWC kita dapat mengejar standar kualitas produksi lebih baik,” ujar Pria yan sering disapa Abah tersebut Kepada Radar Bandung, Kemarin.

Saat ini abah dan kelompok pengrajin telah memproduksi berbagai kreasi eceng antara lain Tas wanita, taplak mejamakan ,dan yang terbaru adalah sandal yang nanti kedepan akan dijadikan sentra khas oleh-oleh 3 Desa, Cipeundeuy, Maniis dan Desa Tegal Datar.

Selain itu Eceng Gondok di tempat tersebut juga dapat menghasilkan Biogas berbasis eceng gondok Teknologi Biogas berbasis eceng gondok  merpupakan yang pertama kalinyua pertama.

Eceng gondok  yang juga mempunyai nama latin (Eicchorniacrassipes), merupakan jenis gulma yang mengandun gbanyak hemiselulosa yang dapat digunakan untuk bahan bakar alternatif. Eceng gondok dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, bahan kerajinan, pupuk, dan yang menarik adalah eceng gondok juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan biogas.

Pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan baku biogas dikarenakan memiliki kandungan 43% hemiselulosa dan selulosase besar 17%. Hemiselulosa akan dihidrolisis menjadi glukosa oleh bakteri melalui proses anaerobic digestion, yang akanmenghasilkan gas metan (CH4) dankarbondioksida (CO2) sebagai biogas (Indriyanto Rio, 2014).  

loading...

Feeds