20 Ribu Warga Cimahi Masuk Daftar Tunggu Pencetakan KTP Elektronik

Disdukcapil Kota Cimahi belum bisa mencetak e-KTP karena blanko dari pemerintah pusat habis.

Disdukcapil Kota Cimahi belum bisa mencetak e-KTP karena blanko dari pemerintah pusat habis.


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Dinas Kependudukan dan Pencatanan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi masih belum bisa mencetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik sejak akhir September lalu. Hal itu dikarenakan blanko dari pemerintah pusat habis.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cimahi, Muhamad Supriyadi mengatakan, habisnya blanko tersebut disampaikan Kemendagri melalui surat kepada semua daerah. Dari surat tersebut, ketidaktersediaan blanko diperkirakan terjadi hingga akhir tahun 2016.

“Kalau di Kota Cimahi pengadaan blanko mungkin  baru bisa direalisasikan tahun 2017 mendatang,” ungkap Supriyadi dijumpai di Kantor Pemkot, Senin (21/11/2016).

Di bulan September lalu pun, terangnya, rebound colour atau tinta serta film untuk mencetak e-KTP habis. Mengenai alokasi pengadaan tinta dan film, Pemkot Cimahi, sebutnya, mendapatkannya dari pemerintah pusat melalui Pemprov Jawa Barat. Namun pada tahun 2016 alokasi pengadaan tinta akhirnya dibebankan kepada anggaran masing-masing daerah.

“Kami akhirnya harus mengalokasikan pengadaan tinta dalam APBD Perubahan 2016. Dalam APBD, Disdukcapil menganggarkan Rp 50 juta untuk pengadaan tinta dan film,” katanya.

Habisnya blanko dan tinta tersebut berimbas pada daftar tunggu. Hingga saat ini, ada sekitar 20 ribu orang warga yang masuk daftar tunggu pencetakan e-KTP.

Namun demikian, Supriyadi mengklaim terhentinya proses pencetakan e-KTP ini tidak berpengaruh pada proses perekaman bagi warga.

“Perekaman jalan terus, semua harus melakukan perekaman termasuk yang disabilitas,” pungkasnya.(bbb)

Loading...

loading...

Feeds