Banjir Putus Arus Lalu Lintas di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung

Banjir di Kabupaten Bandung

Banjir di Kabupaten Bandung

Cari Aman

POJOKJABAR.com, KABUPATEN BANDUNG – Banjir di Kabupaten Bandung makin meluas. Hal ini dikarenakan curah hujan yang tinggi dan kiriman air dari daerah-daerah lainnya. Banjir melanda Kecamatan Baleendah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Bojongsoang, Kecamatan Rancaekek, dan Kecamatan Majalaya.

Erwan (34) warga Bojongsoang mengaku, banjir ini sudah jadi langganan tiap tahun. Bahkan arus lalu lintas banyak yang dialihkan ke arah Jalan Raya Bojongsoang, karena Jalan Dayeuhkolot terdampak banjir sehingga arus lalu lintas terputus.

“Tiap tahun mas banjir di daerah sini, di tahun 2016 aja sudah kali ketiga banjir seperti ini,” ujarnya, kemarin (30/10).

Sedangkan, pertokoan di jalur utama Baleendah – Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, tutup akibat genangan banjir yang melanda kawasan itu sejak Sabtu petang.
“Kami sudah antisipasi akan terkena banjir. Hari ini tutup karena banjir di depan toko,” kata Ida (43) salah seorang pemilik toko di Dayeuhkolot.

Ia menutup tokonya sejak pukul 16.00 WIB, padahal biasanya ia menutup tokonya pada pukul 20.00 WIB.Selain toko-toko, para pedagang dan pemilik kios kaki lima juga tidak berjualan karena bahu jalan tempat mereka berjualan terendam banjir.

Padahal biasanya para pedagang itu mulai berjualan sejak pukul 16.00 WIB hingga tengah malam. Jalan yang mengakses ke Jembatan Dayeuhkolot itu praktis menjadi genangan air dengan ketinggian hingga semeter.

Sementara itu warga yang bertahan di rumahnya beraktivitas dengan menggunakan perahu seperti di daerah Andir dan Baleendah, Dayeuhkolot, Mekarsari dan di beberapa wilayah banjir lainnya. “Perahu ini memang stand by di lokasi ini, sehingga begitu banjir langsung digunakan warga untuk beraktifitas,” kata Komarudin, warga Cipagalo Bojongsoang.

“Banjir memutus arus lalu lintas dari desa-desa di Kecamatan Bojongsoang menuju ke Ciparay dan Majalaya, sebab ketinggian banjir sampai semeter,” kata anggota DPRD Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, kemarin (30/10).

Beberapa desa di Kecamatan Bojongsoang yang terkena banjir adalah Desa Tegalluar, Desa Bojongsoang, Desa Bojongsari, dan Desa Buah Batu. “Aliran air banjir merupakan kiriman dari wilayah Gedebage, Kota Bandung, maupun dari Kecamatan Rancaekek,” ujarnya.

Akibat banjir, kata Dadang, sejumlah ruas jalan akses ke kecamatan-kecamatan lain sempat terputus akibat ketinggian banjir sampai semeter. “Warga Desa Tegalluar tak bisa bepergian ke Kecamatan Ciparay maupun Majalaya, sebab Jalan Raya Sapan terendam banjir,” ucapnya yang menyatakan banjir akan surut apabila dua hari tidak turun hujan.

Banjir juga melanda kecamatan-kecamatan yang selama ini menjadi langganan banjir yakni Kecamatan Baleendah dan Kecamatan Dayeuhkolot. Di Kecamatan Baleendah yang terkena banjir adalah Kelurahan Baleendah dan Kelurahan Andir, sedangkan di Kecamatan Dayeuhkolot yang terparah adalah Desa Dayeuhkolot dan Desa Pasawahan. (apt)


loading...

Feeds

DM Instagram

2 Pendiri Instagram Undurkan Diri

CO-Founder Facebook Inc Instagram, Kevin Systrom dan Mike Krieger mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatannya di perusahaan besar tersebut. Pada Senin, …