Polisi Tangkap Empat Pelaku Pemerasan di Kota Bandung

Kapolres Bandung, AKBP Erwin Kurniawan menunjukkan barang bukti berupa uang hasil kejahatan para pelaku pemerasan di Mapolres Bandung, Senin (18/4).

Kapolres Bandung, AKBP Erwin Kurniawan menunjukkan barang bukti berupa uang hasil kejahatan para pelaku pemerasan di Mapolres Bandung, Senin (18/4).


POJOKJABAR.com, BANDUNG – Empat orang pelaku pemerasan dibekuk oleh Polsek Margahayu, saat korban menyerahkan uang perasan para pelaku.

Kapolres Bandung, AKBP Erwin Kurniawan mengatakan, penangkapan empat orang pelaku tersebut bermula dari laporan ES yang mengaku diperas oleh tersangka. Pemerasan sendiri berawal dari sebuah kasus yang terjadi pada 2009 silam, dimana korban mempunyai anak yang berprofesi sebagai guru di salah satu SMK di Kabupaten Bandung. Kasus tersebut berupa perpeloncoan kepada siswa baru.

“Kasus tersebut sebenarnya tidak terbukti, tapi dimanfatakan oleh para tersangka,”tutur Erwin, Senin (18/4).

Beberapa hari lalu, tersangka yang dipimpin oleh YL (41) mendatangi korban, dengan modus akan mengekspose kasus tersebut ke media massa dan meja hukum. Berbekal sebuah kartu magang PERADI yang sudah kadaluarsa, YL bersama tiga orang rekannya dan mengatakan kalau dia adalah seorang pengacara.

Kepada korban, dia meminta uang sebesar Rp250 juta, jika tidak kasus tersebut akan mencuat ke media massa dan meja hukum.

“Tersangka membawa surat kuasa dari para korban perpeloncoan. Tapi setelah kami telusuri, ternyata para korban sendiri tidak merasa menjadi korban perpeloncoan. Tanda tangan tersebut, merupakan akal-akalan tersangka yang meminta para korban dugaan perpeloncoan dengan memaksa,”ungkapnya.

Karena takut, ES bersedia memberi uang kepada para tersangka, namun karena uang yang diminta besar, dia menawarnya dan mengatakan hanya sanggup membayar Rp100 juta. Merasa diperas, Korban kemudian melapor kepada Polsek Margahayu yang diterima langsung oleh Kapolsek Kompol Emmy Jassin.

“Setelah ada laporan, Korban disuruh untuk bertemu di salah satu rumah makan kawasan Matgahayu,”ujarnya.

Korban yang didampingi petugas Kepolisian tanpa seragam, menemui para tersangka. Namun para tersangka meminta lebih, dan meminta tambahan Rp50 juta. Uang Rp100 juta kemudian diserahkan, dengan catatan masih menunggak Rp50 juta, sebuah kuaitansi ditanda tangani.

Loading...

loading...

Feeds