Terkait Pemasangan Patok Kereta Cepat tanpa Permisi, PT KCIC Minta Maaf

Ilustrasi

Ilustrasi


 

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Salah satu bentuk permohonan maaf salah dari konsorsium PT. Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) sebagai buntut dari adanya reaksi warga terkait pemasangan patok di sejumlah titik di pemukiman warga akibat dari tidak adanya sosialisasi sebelumnya, berjanji akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kedepannya.

PT. KCIC (Kereta Cepat Indonesia Cina) selaku pemegang kuasa untuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung meminta maaf kepada warga Kampung Cilame Sumurbor Desa Cilame Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat (KBB). Permohonan maaf tersebut terungkap setelah empat orang petugas yang mengaku dari PT. KCIC mendatangi Kantor Kepala Desa Cilame Kecamatan Ngamprah KBB, Rabu (30/03/2016).

Kepala Desa Cilame, Aas Mohamad Asor menuturkan, “Kedatangan mereka intinya meminta maaf, karena pemasangan patok tanpa izin dan tanpa sosialisasi dulu kepada warga, mereka berjanji akan menunjukan surat tugas dari PT.KCIC kedepannya,” kata Aas kepada wartawan saat ditemui di Kantor Desa Cilame, Rabu (30/03/2016).

Aas menuturkan, mereka (PT.KCIC) berjanji untuk kedepannya akan melakukan sosialisasi terlebih dulu jika ada kegiatan menyangkut soal proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, baik itu kegiatan survey lokasi atau kegiatan apapun.

“Kedepan mereka janji bakal sosialisasi dulu kepada warga seperti yang dilakukannya di Desa Tagog Apu dan Desa Nyalindung,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dikatakan Aas, dirinya menyampaikan kepada PT. KCIC terkait apa yang menjadi keresahan warga kaitannya menyangkut dengan proyek kereta cepat.

“Ya saya sampaikan keresaham warga saya dan saya bilang wajar saja jika warga resah, karena sebelumnya tidak ada sosialisasi terlebih dulu,” kata Aas.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds