Fasilitas E-Filling Permudah Wajib Pajak di Jawab Barat

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, SOREANG – Pelayanan penyampaian SPT tahunan di wilayah kerja Ditjen Pajak Kantor wilayah Jawa Barat I, sudah bisa dilakukan melalui fasilitas e-Filling. Dengan menggunakan e-filling, wajib pajak dapat menyampaikan SPT tahunan PPh kapan saja dan dimana saja melalui jaringan internet.

Fasilitas e-Filling, penyampaian SPT tahunan akan menjadi lebih mudah, cepat dan aman tanpa harus terkendala jarak dan antrian di kantor pajak.

Dengan adanya fasilitas E-Filling, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), jajaran Muspidna dan wajib Pajak di Kabupaten Bandung melaporkan SPT tahunan di Hotel Sutanraja, Soreang, Rabu (10/2).

“Dengan adanya e-Filling, maka kesadaran dan kepatuhan wajib pajak diharaplkan terus meningkat. Ini juga dalam rangka mengamankan target penerimaan pajak 2016 untuk Kanwil DJP Jabar I sebesar Rp 30,134 triliun,” kata Kepala Kanwil DJP Jabar I, Yoyok Satiotomo, ketika diwawancara selepas acara Pekan Panutan 2016 Sinergi membangun negeri, KPP Pratama Soreang dan KPP Pratama Majalaya, di Hotel Suttan Raja, Rabu (10/2).

Berbagai sosialisasi kepada Masyarakat supaya taat bayar pajak juga terus dilakukan, sehingga target rp30,134 triliun tahun ini bisa tercapai. Selain itu, upaya penegakan hukum juga dilakukan, dimana para wajib pajak yang mmbandel bisa diminimalisir.

“Sejauh ini, kami telah menindak sekitar 40 an Wajib Pajak baik perorangan maupun badan hukum dengan potensi kehilangan penerimaan pajak sekitar Rp 5 miliar,”ujarnya.

Di Jawa Barat kata Yoyok, masih banyak daerah dengan kepatuhan wajib pajaknya masih rendah. NAmun, untuk Kabupaten Bandungg masih terbilang bagus, dimana kepatuhannya mencapai lebih dari 60 persen.

“Yang kepatuhan pajaknya rendah itu wilayah priangan timur.kepatuhan pajaknya dibawah 60 persen. Ini terus kami genjot, supaya bisa terus naik,”katanya.

Yoyok melanjutkan, untuk target raihan pajak Kabupaten Bandung, yakni sebesar Rp 2,4 triliun. Itu bisa dicapai dengan target objek pajak berasal dari industri olahan sebesar 50% dan sisanya dari berbagai jenis pajak lainnya baik itu perorangan maupun badan hukum. Sejauh ini, pungutan pajak yang dilakukan oleh KPP Pratama Soreang dan KPP Pratama Majalaya, selalu tercapai.

Pejabat Bupati Bandung, Perry Soeparman menambahkan, penyampaian SPT Tahunan PPh ini merupakan kewajiban semua orang. Terlebih bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri. Ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 8 tahun 2015, yang mewajibkan ASN, TNI, Polri, untuk mematuhi seluruh ketentuan peraturan perpajakan. Dengan mendaftarkan diri sebagai Wajib Pajak, membayar pajak, serta mengisi dan menyampaikan SPT Tahunan PPh melaui e-Filing.

“Dengan e-Filing penyampaian SPT Tahunan PPh pribadi, badan hukum, ASN, TNI, Polri jadi lebih mudah. Kami harapkan kesadaran Wajib Pajak juga semakin meningkat, karena memang pajak untuk pembangunan,”kata Perry. (mld)

Loading...

loading...

Feeds