Debat Pemkot dan DPRD Cimahi Soal Sarana Olahraga Baru bagi Atlet

Atty Suharti

Atty Suharti


POJOKJABAR.com, CIMAHI – Rencana Pemerintah Kota Cimahi yang menganggarkan untuk sarana olahraga terpadu mendapat penolakan dari beberapa anggota DPRD Kota Cimahi. Mereka mengatakan lebih baik Pemkot Cimahi memanfaatkan aset yang sudah ada seperti Gor Sangkuriang dan Stadion Sangkuriang.

Selain itu, mereka menganggap anggaran untuk sarana olahraga terpadu sebesar 3,8 Miliar sangat besar.
“Kami menolak karena anggarannya begitu besar. Kenapa tidak sarana prasarana gedung olahraga yang sudah ada diperbaiki dan dioptimalkan?,” ujar Anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Amrullah saat ditemui usai rapat paripurna, belum lama ini.

Apalagi ia katakan, mengenai stadion sangkuriang sudah dimusrenbangkan walikota mengatakan akan memberi bantuan mengenai renovasi. “Itu realisainya seperti apa,” katanya mempertanyakan.

Masalah lain adalah, jika nantinya membangun sarana olahraga yang baru, selain membutuhkan biaya yang tidak sedikit, juga akan terkendala dengan lahan yang terbatas. “Membeli lahan baru lahan baru dimana di cimahi?,” katanya lagi.

Ia berpendapat, Aset pemerintah daerah/kekayaan daerah seperti Gor dan stadion sangkuriang akan mengankat PAD yang lebih besar jika dioptimalkan dan dikelola dengan baik.

“Ini potensial sekali (mengangkat PAD). kenapa tidak dibalikkan ke sarana ilahraga di sangkuriang. Lebih baik anggarannya dialihkan ke Sangkuriang,” imbuhnya.

Sementara itu, menanggapi penolakan tersebut, Wali Kota Cimahi, Atty Suharti menjelaskan, Pemerintah Kota Cimahi tidak punya kewenangan mengenai Gor dan Stadion Sangkuriang.

Sebab, kewenangan sudah diambil oleh Perusahaan Daerah Jati Mandiri (PDJM) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). “Kami tidak punya kewenangan, karena sudah diambil alih,” katanya saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jl. Demang Hardjakusuma, Kamis (3/12/2015).

Mengenai pembangunan sarana olahraga yang baru, ia menjelaskan hal itu atas dasar keinginan para atlet. Ia menegaskan, pembangunan sarana olahraga tersebut tidak membeli lahan baru.

“Kami memanfaatkan sarana yang sudah ada. Seperti. Lapangan Poral di Leuwi Gajah. Rencananya akan dibuatkan langan bola dan sarana olahraga lain,” ujarnya.

Menurutnya, sarana olahraga yang nanti dibangun sekaligus bisa menjadi ruang terbuka hijau di Kota Cimahi. Disinggung mengenai pengambilalihan Gor dan stadion Sangkuriang oleh pemkot cimahi, ia belum bisa menjawab secara pasti. “Nanti kita lihat saja. Sekarang kami fokus membangun hal-hal yang prioritas untuk masyarakat,” pungkasnya. (bbb)

Loading...

loading...

Feeds