Demo Tuntut Jokowi-JK Turun

engunjuk rasa dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Bandung berunjukrasa menentang PKI di depan Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8). Dalam aksinya DDII menyampaikan aspirasi menentang bahaya laten komunis, menolak kerjasama dengan Tiongkok karena mendatangkan imigran Tiongkok ke tanah air yang akan mengancam tenaga kerja pribumi.
engunjuk rasa dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Bandung berunjukrasa menentang PKI di depan Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8). Dalam aksinya DDII menyampaikan aspirasi menentang bahaya laten komunis, menolak kerjasama dengan Tiongkok karena mendatangkan imigran Tiongkok ke tanah air yang akan mengancam tenaga kerja pribumi.
engunjuk rasa dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Bandung berunjukrasa menentang PKI di depan Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8). Dalam aksinya DDII menyampaikan aspirasi menentang bahaya laten komunis, menolak kerjasama dengan Tiongkok karena mendatangkan imigran Tiongkok ke tanah air yang akan mengancam tenaga kerja pribumi.

POJOKJABAR.id, DEMO-Belasan orang yang tergabung dalam Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia (DDII) Kota Bandung menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Bandung, Senin (31/8/2015). Mereka menuntut Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mundur dari jabatannya.

Dalam aksinya itu, mereka berorasi dan berteriak menyuarakan tuntutannya tersebut. Selain itu, aksi bakar ban pun dilakukan untuk menarik perhatian warga yang melintas di depan kantor Gubernur Jawa Barat itu.

Ketua DDII Kota Bandung, Muchsin al Fikri mengatakan, mereka menuntut Presiden Joko Widodo dan Wapres JK mundur dari jabatannya karena tidak bisa memenuhi janji saat kampanye pemilihan umum presiden 2014 kemarin. Bahkan, menurutnya, Jokowi-JK telah melakukan pembohongan publik.

Dia menjelaskan, selama satu tahun kepemimpinan Jokowi-JK, belum ada janji yang ditepati. Bahkan, dia menilai, kondisi Indonesia saat ini semakin jauh dari yang diharapkan.


Dia menilai, Jokowi-JK gegabah dalam mengurus Tanah Air. Hal ini, lanjutnya, terbukti dari kondisi ekonomi yang tak kunjung membaik.

Tidak hanya itu, dia pun menilai, Indonesia masih berada dalam belenggu negara asing yang menguasai banyak sumber daya alam. “PHK pun menghantui masyarakat. Tapi di sisi lain, serbuan pekerja dari China terus terjadi,” sesalnya.

Hal inilah yang menjadikan dia khawatir akan kebangkitan paham komunis di Indonesia. Sebab, tambahnya, hubungan Indonesia dengan Tiongkok terlihat mesra.

“DDII Kota Bandung menyatakan siap berjihad dengan harta dan jiwa untuk menghadapi generasi penerus dan anak cucu PKI, baik anak ideologis maupun biologis yang berkehendak serta mencoba menghidupkan kembali ajaran komunisme di Indonesia,” katanya.

DDII Kota Bandung pun mendesak agar partai politik yang selama ini menaungi para kader PKI segera sadar diri. “Komunisme jangan dibiarkan kembali di negara ini,” pungkasnya.

(RadarBandung/agp)