Laporan Awal Dana Kampanye Cabup Bandung

pilkada
Ilustrasi

POJOKJABAR.id, MARGAHAYU – Tiga pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Bandung memberikan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung didetik-detik terakhir batas waktu yang telah ditentukan.

Ketua Pokja Pencalonan KPU Kabupaten Bandung, Yudaningsih mengatakan, salah satu syarat Paslon untuk bisa mengikuti kampanye adalah menyerahkan LADK. Jika tidak, maka akan didiskualifikasi.

“Ketiga Paslon sudah menyerahkan LADK. Semuanya menyerahkan hari ini (kemarin,red). Hari ini memang hari terakhir penyerahan LADK,”tutur Yudaningsih Rabu (26/8/2015).

Disebutkannya, pasangan yang pertama menyerahkan LADK adalah Paslon perseorangan Dadang M Naser-Gungun Gunawan, LO pasangan tersebut mendatangi KPU sekitar pukul 13.20. “Sabdaguna melaporkan LADK sebesar Rp 51 juta yang bersumber dari Paslon,”ujarnya.


Pada pukul 16.20, LO dari tim Duriat (Deki Fajar-Dony Mulyana Kurnia) mendatangi Kantor KPU dengan maksud yang sama, yakni menyerahkan LADK. Merekamelaporkan mempunyai dana awal untuk kampanye sebesar Rp 69.500.000. “Sumber dana LADK Pasanganm Duriat dari pasangan Calon, belum ada dari sumbangan,” katanya.

LO Pasangan Sofyan Yahya-Agus Yasmin menjadi tim terakhir yang menyerahkan LADK, menurut Yudaningsih, tim tersebut mendatangi Kantor KPU sekitar satu jam sebelum batas akhir penyerahan. “Tim dari Sofyan Yahya-Agus Yasmin menyerahkan LADK pada pukul 17.10,”katanya.

Selain menjadi tim terakhir yang menyerahkan LADK, jumlah dana awal kampanye pasangan yang diusung PKB, Nasdem, PAN dan Hanura tersebut mempunyai dana paling sedikit dibandingkan dengan pasangan lain. “LADK Barokah Rp2 juta yang bersumber dan Paslon dan sumbangan perseoraangan,”ucapnya.

Terkait Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) para pasangan calon, tutur Yudaningsih, akan diumumkan sebelum masa kampanye berakhir. Sesuai amanat PKPU, LHKPN harus dipublikasikan kepada masyarakat melalui media massa.

“Untuk LHKPN ada pasangan calon yang belum memberikan karena masih dalam proses. Nanti juga akan diumumkan untuk harta kekayaannya karena harus diketahui masyarakat,” ujarnya

(RadarBandung/mld)